IHSG Sesi I Naik 0,48%, Saham TIFA hingga SGRO Melesat
JAKARTA, investortrust.id – indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (31/7/2026), ditutup naik 29,92 poin (0,48%) menjadi 6.216. Rentang pergerakan 6.186-6.236 dengan nilai transaksi Rp 6,67 triliun.
Kenaikan ditopang penguatan sejumlah sektor saham berikut, yaitu sektor material dasar 1,93%, industry 1,25%, property 1,25%, konsumer primer 1,07%, energi 0,86%, dan teknologi 0,61%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer non primer dan keuangan.
Baca Juga
Menperin Janjikan Kepastian Insentif EV Mobil dan Motor Nasional, Kapan?
Sejalan dengan kenaikan tersebut, beberapa saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham PMUI naik 27,71% menjadi Rp 106, TIFA naik 25% menjadi Rp 400, IATA naik 24,56% menjadi Rp 71, FPNI naik 24,54% menjadi Rp 406, dan SGRO naik 22,39% menjadi Rp 3.990.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 94,97 poin (1,56%) menjadi 6.186 disertai dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 262,80 miliar dengan terbanyak BBCA senilai Rp 317,41 miliar.
Baca Juga
Penerimaan Bea Keluar Sawit di Bea Cukai Pangkalan Bun Rp 882 Miliar
Kenaikan ini didukung penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor konsumer non primer 2,13%, sektor energi 1,87%, konsumer primer 2,25%, property 1,87%, keuangan 1,43%, industry 1,54%, material dasar 1,43%.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat melanda saham ESTI naik 34,65% menjadi Rp 171, MDIA melesat 34,62% menjadi Rp 175, TIFA menguat 25% menjadi Rp 320. Kenaikan pesat juga melanda saham KJEN sebanyak 22,22% menjadi Rp 154 dan NICK menguat 21,67% menjadi Rp 1.235.
