IHSG Ditutup Melesat kembali ke Atas 8.400, Lima Saham ARA Dipimpin TIFA hingga LIFE
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/11/2025), ditutup melesat sebanyak 44,65 poin (0,53%) menjadi 8.406. Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan bursa Asia yang melemah. Rentang pergerakan indeks 8.361-8426 dengan nilai transaksi Rp 17,34 triliun.
Penguatan ini didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi menguat 1,54%, sektor konsumer non primer naik 1,09%, sektor keuangan 0,80%, sektor industri 0,57%, dan sektor infrastruktur 1,04%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, properti, dan transportasi.
Baca Juga
Prabowo Targetkan Seluruh Kota/Kabupaten Punya RS Canggih dalam 4 Tahun
Sejalan dengan kenaikan IHSG tersebut, beberapa saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TIFA naik 25% menjadi rp 515, BUKK menguat 24,75% menjadi Rp 1.235, FMII menguat 24,71% menjadi Rp 434, SGRO naik 19,92% menjadi Rp 7.225, dan LIFE naik 19,82% menjadi Rp 9.975. Meski tak ARA, saham JAST naik 18,28% menjadi Rp 110 dan TRUK menguat 18% menjadi Rp 590.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 54,59 poin (0,65%) menjadi 8.361,93 dengan investor asing melanjutkan pembelian bersih (net buy) saham bernilai Rp 281,30 miliar. Net buy terbanyak disumbangkan saham IMPC senilai Rp 281,30 miliar, BBRI Rp 256,63 miliar, dan BBNI Rp 117,50 miliar.
Baca Juga
GMTD Luruskan Informasi Keliru Terkait Legalitas Kepemilikan Tanah, Simak Fakta Berikut
Penurunan tersebut dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi 2,22%, sektor material dasar 1,32%, sektor industri 1,12%, sektor konsumer primer 1,62%, sektor infrastruktur 0,36%, dan sektor keuangan 0,21%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor properti 2,40%.
Saat IHSG anjlok, sejumlah saham ini menguat auto reject atas (ARA), yaitu PEGE naik 34,68% menjadi Rp 167, ESTA naik 25% menjadi Rp 270, OILS naik 24,56% menjadi Rp 274, dan CBPE menguat 24,48% menjadi Rp 356. Meski tak ARA saham JATI menguat 29,41% menjadi Rp 154, CSIS menguat 20,81% menjadi Rp 505, dan NTBK naik 20,16% menjadi Rp 155.

