IHSG Sesi I Rebound 0,68%, Sejumlah Saham ARA Dipimpin TIFA hingga SGRO
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (19/11/2025), ditutup rebound dengan kenaikan 57,19 poin (0,68%) menjadi 8.419. Rentang pergerakan 8.361-8.426 dengan nilai transaksi Rp 9,96 triliun.
Kenaikan tersebut berbanding terbalik dengan mayoritas bursa saham Asia yang ditutup melemah. Penguatan indeks ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi naik 1,90%, sektor industri 1,16%, sektor konumer non primer 1,04%, sektor kesehatan 1,12%, sektor keuangan 0,58%, dan sektor infrastruktur 0,78%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi.
Baca Juga
Di tengah penguatan tersebut sejumlah saham catatkan kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TIFA naik 25% menjadi rp 515, BUKK menguat 24,75% menjadi Rp 1.235, FMII menguat 24,71% menjadi Rp 434, dan SGRO naik 19,92% menjadi Rp 7.225. Meski tak ARA, saham BINO naik 26,09% menjadi Rp 174, IESE anik 21,51% menjadi Rp 113, dan BESS menguat 21,30% menjadi Rp 2.050.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 54,59 poin (0,65%) menjadi 8.361,93 dengan investor asing melanjutkan pembelian bersih (net buy) saham bernilai Rp 281,30 miliar. Net buy terbanyak disumbangkan saham IMPC senilai Rp 281,30 miliar, BBRI Rp 256,63 miliar, dan BBNI Rp 117,50 miliar.
Baca Juga
Penurunan tersebut dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi 2,22%, sektor material dasar 1,32%, sektor industri 1,12%, sektor konsumer primer 1,62%, sektor infrastruktur 0,36%, dan sektor keuangan 0,21%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor properti 2,40%.
Saat IHSG anjlok, sejumlah saham ini menguat auto reject atas (ARA), yaitu PEGE naik 34,68% menjadi Rp 167, ESTA naik 25% menjadi Rp 270, OILS naik 24,56% menjadi Rp 274, dan CBPE menguat 24,48% menjadi Rp 356. Meski tak ARA saham JATI menguat 29,41% menjadi Rp 154, CSIS menguat 20,81% menjadi Rp 505, dan NTBK naik 20,16% menjadi Rp 155.

