VKTR Buka-bukaan Pilih Right Issue Saham, Target Ini Ingin Dicapai
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menyiapkan aksi penerbitan saham baru atau right issue untuk mendukung ekspansi bisnis kendaraan listrik komersial. Aksi korporasi ini ditargetkan rampung pada Agustus hingga September 2026 setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur VKTR Indah Saugi mengatakan, proses right issue saat ini masih berada pada tahap registrasi di OJK. "Ini kita lagi registrasi di OJK. Kita lagi proses registrasi kedua di OJK. Namun masih subject to approval dari OJK," ujar Indah dalam Podcast Konvergensi Investortrust, Rabu (22/7/2026).
Menurut Indah, dana hasil right issue akan digunakan untuk memperkuat kapasitas usaha sekaligus mendukung pengembangan model bisnis baru perseroan.
Baca Juga
"Kenapa kita ambil right issue, kita mau ekspansi dan kita juga ada solusi pembiayaan yang kita mau lakukan yaitu mobility as a service," katanya.
Melalui skema Mobility as a Service (MaaS), VKTR menawarkan layanan penyewaan bus dan truk listrik bagi perusahaan yang belum ingin membeli armada secara langsung.
Menurut Indah, skema tersebut memberikan kemudahan bagi perusahaan maupun operator transportasi yang membutuhkan kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan investasi besar di awal. Model pembiayaan juga disesuaikan dengan karakteristik bisnis pelanggan, seperti pembayaran berdasarkan jarak tempuh atau tonase angkutan.
Baca Juga
"Mereka (perusahaan dan operator) tidak mau beli aset, tapi mereka perlu untuk penggunaan bus listrik karena mereka mau growth story di ESG atau sustainability. Di sini kami menyediakan solusi pembiayaan yaitu sewa," ujarnya.
VKTR menilai pendekatan tersebut dapat mempercepat penetrasi kendaraan listrik komersial di Indonesia sekaligus menciptakan permintaan baru di tengah transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik.
Sementara itu, VKTR mencatat penjualan bersih pada kuartal I-2026 meningkat 58% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut didorong oleh kuatnya permintaan kendaraan listrik komersial serta meningkatnya penerimaan pasar terhadap armada transportasi rendah emisi di Indonesia.
Baca Juga
Selain itu, pertumbuhan penjualan ditopang ekspansi bisnis kendaraan listrik komersial, sementara segmen manufaktur suku cadang turut mencatat kenaikan meski masih terbatas seiring mulai pulihnya industri otomotif nasional.
VKTR optimistis right issue akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan bisnis ke depan. Perseroan juga berharap model bisnis penyewaan kendaraan listrik dapat memperluas pasar sekaligus memperkuat kinerja perusahaan dalam beberapa tahun mendatang.
