IHSG Ditutup Menguat 108 Poin, TPIA dan DSSA Pimpin Nilai Transaksi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali ditutup menguat 108,24 poin (1,74%) ke level 6.340,02 pada penutupan perdagangan sesi II Selasa (21/7/2026) sore dengan sektor saham energi dan bahan baku jadi penopang. Sepanjang hari indeks bergerak pada rentang 6.247,35-6.340,02
Mengacu data BEI, nilai transaksi mencapai Rp 21,49 triliun dengan volume 51,06 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,942.057 kali. Sebanyak 322 saham menguat, 146 saham melemah, dan 225 saham bergerak stagnan.
Baca Juga
Di tengah reli indeks, saham TPIA mencatat nilai transaksi terbesar pada perdagangan hari ini, mencapai Rp 2,23 triliun. Diikuti DSSA dengan nilai transaksi Rp 1,80 triliun, BBRI sebesar Rp 979,95 miliar, BUMI senilai Rp 963,28 miliar, dan BBCA sebesar Rp 948,31 miliar.
Sementara dari sisi volume, saham-saham Grup Bakrie mendominasi perdagangan. BUMI mencatat volume terbesar dengan 58,12 juta saham, diikuti BNBR sebanyak 57,09 juta saham. Selanjutnya JGLE diperdagangkan sebanyak 27,72 juta saham, DEWA 21,94 juta saham, dan DSSA dengan volume 19,87 juta saham.
Penguatan IHSG turut ditopang oleh hampir seluruh sektor. Sektor energi memimpin kenaikan dengan menguat 3,48%, diikuti bahan baku 2,76%, infrastruktur 2,67%, properti 2,34%, teknologi 2,25%, industri 1,79%, barang konsumsi siklikal 1,36%, barang konsumsi non-siklikal 0,76%, transportasi 0,72%, dan keuangan 0,57%. Di sisi lain, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang ditutup di zona merah setelah terkoreksi 1,33%.
Baca Juga
Pada jajaran top gainers, saham PT SLJ Global Tbk (SULI) ditutup naik 34,18% ke level 106. Disusul PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) yang menguat 34,00% ke level 67, PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) naik 26,67% ke level 133, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) menguat 25,00% ke level 1.300, dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) naik 24,75% ke level 630.
Sementara pada deretan top losers, saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) turun 12,30% ke level 214. Diikuti PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) yang melemah 11,11% ke level 1.160, PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) turun 9,52% ke level 57, PT MD Entertainment Tbk (FILM) turun 9,31% ke level 1.315, serta PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang terkoreksi 8,92% ke level 715.
