IHSG Ditutup Melesat 52 Poin, Saham TPIA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/1/2024), ditutup melesat 52 poin (0,65%) menjadi 7.252,97. IHSG bergerak dalam rentang Rp 71.85,38-7.267,08 dengan nilai transaksi Rp 9,32 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan beberapa sektor saham, seperti saham sektor material dasar 2,78%, sektor kesehatan naik 1,56%, sektor infrastruktur naik 0,97%, sektor consumer primer 0,27%, dan sektor properti 0,01%.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor transportasi 0,79%, sektor consumer non primer 0,32%, sektor industry 0,10%, dan sektor teknologi 0,09%.
Di tengah penguatan IHSG, saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 850 (24,93%) menjadi Rp 4.260. Penguatan juga melanda saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) sebanyak Rp 140 (22,58%) menjadi Rp 760.
Penguatan juga melanda saham PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk (SHID) naik Rp 365 (21,79%) menjadi Rp 2.040, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) naik Rp 54 (16,88%) menjadi Rp 374, dan PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) naik Rp 17 (15,89%) menjadi Rp 124. Sedangkan saham emiten Prajogo Pangestu melesat hari ini, kecuali saham CUAN.
Baca Juga
Pasca Spin Off, Bank Nano Syariah Bidik Pertumbuhan Pembiayaan 3%
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA), PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kembali auto reject bawah (ARB) untuk ketiga kalinya, PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC), PT MNK Sky Vision tbk (MSKY), dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY).
IHSG kemarin ditutup terkoreksi sebanyak 42,15 poin (0,58%) menjadi 7.200,64. Aksi jual tersebut juga dipengaruhi realisasi penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,07 triliun oleh pemodal asing. Aksi jual ini merupakan yang pertama sejak perdagangan tahun ini.

