Indonesian Paradise (INPP) Bidik Kenaikan Pendapatan 10% di 2026, Andalkan Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 5-10% secara tahunan (year on year/yoy) pada 2026. Target tersebut dinilai realistis seiring kontribusi penuh proyek-proyek baru serta optimalisasi portofolio yang telah dimiliki perseroan.
Wakil Presiden Direktur Indonesian Paradise Property Surina mengatakan, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh dari realisasi sebesar Rp1,74 triliun pada 2025. Strategi pertumbuhan akan ditopang oleh pengembangan proyek baru sekaligus penguatan aset yang menghasilkan pendapatan berulang (recurring income).
"Kami juga menyusun strategi pengembangan yang terfokus pada penciptaan karakter kuat iconic lifestyle destinations yang mampu menghasilkan recurring income yang konsisten dan berkelanjutan," tulis Surina dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (16/7/2026).
Baca Juga
Hilirisasi Menjadi Daya Tarik Investasi, FDI Kuartal II 2026 Melonjak 27,4%
Untuk mendukung target tersebut, manajemen mempertahankan kontribusi recurring income di kisaran 70% terhadap total pendapatan. Sejumlah proyek baru diproyeksikan menjadi motor utama pencapaian target kinerja tahun ini.
INPP juga memperkuat momentum pertumbuhan melalui strategi ekspansi selektif di kota-kota dengan potensi ekonomi tinggi. Langkah tersebut diharapkan memperluas portofolio perseroan di luar Jakarta sekaligus memperkuat fondasi recurring income sebagai mesin pertumbuhan jangka panjang.
Menurut Surina, keberhasilan pembukaan 23 Semarang Shopping Center dan peluncuran pengembangan kawasan komersial 88 Plaza Balikpapan menunjukkan strategi perseroan dalam menghadirkan destinasi yang mengintegrasikan gaya hidup, komersial, dan hospitality mendapat respons positif dari pasar.
"Keberhasilan pembukaan 23 Semarang Shopping Center dan peluncuran pengembangan kawasan komersial 88 Plaza Balikpapan menjadi bukti bahwa pendekatan kami dalam menghadirkan destinasi yang mengintegrasikan gaya hidup, komersial, dan hospitality mampu memperoleh respons positif dari pasar sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham," ujar Surina.
Baca Juga
BTN (BBTN) Cetak Laba Bersih Rp 2,4 Triliun di Semester I 2026, Melesat 40,8%
Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama operasional 23 Semarang Shopping Center yang mencatat lebih dari 30.000 pengunjung. Sementara itu, penjualan unit ruko di 88 Plaza Balikpapan telah mencapai sekitar 40% pada tahap awal pemasaran.
Presiden Direktur Indonesian Paradise Property Andri Hadi mengatakan, capaian tersebut mencerminkan tingginya permintaan terhadap pengembangan proyek mixed-use dan destinasi gaya hidup di kota-kota regional yang memiliki prospek pertumbuhan ekonomi. "Ekspansi kami selalu didasarkan pada prinsip menciptakan aset yang mampu menghasilkan nilai jangka panjang, bukan sekadar perluasan portofolio," kata Andri.
Kontribusi 23 Semarang Shopping Center mulai tercermin pada kinerja perseroan sepanjang 2026. Sementara itu, 88 Plaza Balikpapan diproyeksikan menjadi sumber pertumbuhan baru seiring perkembangan proyek dan dimulainya aktivitas operasional.
Baca Juga
Prabowo Hadiri Akad Massal 62.000 KPR FLPP di Batang Jateng pada 30 Juli
Strategi ekspansi tersebut turut tercermin pada kinerja kuartal I-2026. INPP membukukan pendapatan sebesar Rp326,9 miliar atau meningkat 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan itu ditopang oleh kontribusi positif seluruh segmen usaha, terutama segmen komersial sebagai penyumbang pendapatan terbesar.
Di tengah dinamika industri properti, perseroan juga terus meningkatkan nilai aset eksisting melalui revitalisasi hotel dan pusat perbelanjaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga daya saing aset, meningkatkan pengalaman pelanggan, menarik tenant berkualitas, serta mengoptimalkan produktivitas aset dalam jangka panjang.
