IHSG Diprediksi Konsolidasi Hari Ini, Saham WIFI hingga BIPI Layak DIlirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/7/2026), diprediksi bergerak konsolidasi dengan rentang 6.000-6.130. Tiga saham WIFI, SRTG, dan BIPI direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pasar akan mencermati perkembangan konflik AS-Iran serta respons pasar terhadap inflasi AS Juni yang melandai menjadi 3,5% YoY, lebih rendah dari ekspektasi 3,8%. Data tersebut meningkatkan peluang pelonggaran kebijakan The Fed, sehingga berpotensi mendukung aset berisiko, memperkuat Rupiah dan mendorong aliran dana ke pasar negara berkembang.
Baca Juga
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif dengan support psikologis 6.000 dan resistance 6.100–6.130. Bertahannya IHSG di atas level 6.000 menjadi sinyal positif untuk melanjutkan momentum penguatan,” tulisnya.
Laju indeks juga akan dipengaruhi rebound pasar saham AS setelah Dow Jones naik 0,018%. Kenaikan juga melanda S&P500 sebanyak 0,38% dan Nasdaq mencapai 0,90%. Begitu juga dengan harga komoditas logam mencatatkan kenaikan.
Baca Juga
Dorong Reformasi di The Fed, Kevin Warsh Bertekad Akhiri Inflasi Tinggi yang Bebani Warga AS
Kemarin, IHSG ditutup naik tipis 1,68 poin (0,03%) menjadi 6.039, meski Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 830,61 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan saham BBRI senilai Rp 362,15 miliar, BMRI mencapai Rp 247,93 miliar, BBCA senilai Rp 193,44 miliar.
Kenaikan IHSG hari ini ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi naik 1,51%, sektor material dasar naik 0,60%, sektor konsumer primer 1,45%, sektor industru 0,65%, sektor infra 1,25%, sektor teknologi 1,14%, dan sektor property 0,99%. Sebaliknya saham keuangan jadi penekan indeks hari ini.
Meski IHSG naik tipis, tiga saham berikut sukses cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PRDL naik 25% menjadi Rp 340, AGAR naik 25% menjadi Rp 260, dan SKBM naik 24,55% menjadi Rp 685. Meski tak ARA, saham VERN melesat 20,63%, ENRG naik 16,33%, dan BRNA naik 13,27%.
