IHSG Diprediksi Konsolidasi, Tiga Saham Dipimpin MDKA Layak Dilirik Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/6/2026), diproyeksikan bergerak cenderung konsolidatif dalam rentang 6.071-6.300. Tiga saham NCKL, MDKA, dan SMIL direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekurits dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pasar akan mencermati hasil keputusan The Fed yang diperkirakan menahan suku bunga serta RDG Bank Indonesia yang diproyeksikan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%. Hasil kedua agenda tersebut akan menjadi penentu arah Rupiah, arus dana asing, dan sentimen pasar dalam jangka pendek.
Baca Juga
Sinyal The Fed Tekan Wall Street, Indeks Dow Jones Anjlok 500 Poin
“Secara teknikal, IHSG berpotensi bergerak melemah terbatas dan cenderung konsolidatif dengan area support 6.071–5.931 dan resistance 6.300–6.350. Selama bertahan di atas area support, tren rebound menengah masih terjaga meskipun volatilitas diperkirakan meningkat menjelang berbagai agenda pasar pekan ini,” tulisnya.
Laju indeks juga akan terpengaruh kejatuhan pasar saham Wall Street semalam setelah Dow Jones anjlok 0,98%. Begitu juga dengan S&P500 dan Nadaq melemah masing-masing 1,21% dan 1,34%.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham NCKL dengan target harga Rp 980-1.050, MDKA dengan target harga Rp 2.850-2.940, dan SMIL dengan target harga Rp 292-300.
Baca Juga
Pasar Obligasi AS Terguncang, Yield Treasury 2-Tahun Tembus 4,2%
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 34,23 poin (0,55%) menjadi 6.220 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) di seluruh pasar senilai Rp 2,77 triliun. Net buy terbanyak melanda saham EMAS senilai Rp 2,77 triliun.
Adapun penurunan IHSG dipicu atas kejatuhan saham emiten Prajogo Pangestu. Penurunan juga dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti industri, energi, material dasar, konsumer primer, properti, dan transportasi.
Meski IHSG ditutup turun, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BCIC naik 35% menjadi Rp 135, DEFI naik 30,63% menjadi Rp 145, RONY naik 24,58% menjadi Rp 1.115, dan ATAP menguat 24,43% menjadi Rp 550. Meski tak ARA, ESIP melesat 28,83% menjadi Rp 143 dan KONI melesat 21,95% menjadi Rp 3.500.
