IHSG Cenderung Konsolidasi Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin MDKA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (4/8/2025), diproyeksikan bergerak konsolidatif dalam rentang 7.485-7.680. Sedangkan tiga saham pilhian MDKA, MYOR, dan NCKL direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpotensi bergerak konsolidatif dalam rentang support 7.485 dan resistance 7.680. Katalis utama penggerak indeks datang dari aksi mencermati rilis kinerja emiten untuk kuartal II-2025 oleh pelaku pasar.
Baca Juga
BNI: Pemblokiran Sementara Rekening Dormant oleh PPATK Demi Lindungi Dana Nasabah
Pergerakan indeks juga dipengaruhi laju bursa saham dunia akhir pekan lalu, seperti kejatuhan indeks Dow Jones 1,23%, indeks S&P500 sebanyak 1,60%, dan Nasdaq melemah 2,24%. Begitu juga dengan bursa saham Eropa ditutup mayoritas turun.
Terkait saham pilihan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MDKA dengan target harga Rp 2.640-2.810, MYOR dengan target harga Rp 2.350-2.450, dan NCKL dengan target harga Rp 880-945. Sebaliknya saham BBNI direkomendasikan jual.
Sepanjang pekan lalu, IHSG catatkan penurunan tipis 5,73 poin (0,08%) menjadi 7.537, meski demikian indeks sempat mencapai rekor tertinggi intraday dalam sembilan bulan terakhir level 7.680. Penurunan indeks pekan ini dipicu atas koreksi saham big bank.
Baca Juga
OJK Waspadai Pinjol Ilegal Lintas Negara, 7.096 Aduan Masuk Selama Semester I 2025
Data BEI menyebutkan bahwa penurunan tersebut dipicu atas penurunan sebanyak 348 saham. Sisanya sebanyak 213 saham ditutup stagnan dan hanya 395 saham yang berhasil menguat. Bahkan, sebanyak 218 saham mencatatkan penurunan lebih dari 14% dalam sepekan terakhir.
Sedangkan sektor penyumbang terbesar terhadap penurunan indeks tersebut datang dari saham emiten keuangan 4,70% serta kejatuhan saham sektor transportasi dan logistic 1,44%. Sektor lainnya justru berhasil cetak penguatan ditopang sektor teknologi dengan kenaikan 4,99% dan sektor konsumer primer.
Lima saham penyumbang terbesar terhadap penurunan IHSG pekan ini datang dari saham SMMA dengan penurunan sebanyak 32,27% menjadi Rp 15.375, BBRI turun 3,61% menjadi Rp 3.740, BMRI melemah 3,41% menjadi Rp 4.530, BBCA melemah 1,78% menjadi Rp 8.300, dan BYAN terkoreksi sebanyak menjadi Rp 18.600.

