IHSG Ditutup Melesat 0,67%, Saham PRDL dan JELI Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/7/2026), ditutup menguat sebanyak 39,07 poin (0,67%) menjadi 5.912. Rentang pergerakan 5.839-5.912 dengan nilai transaksi Rp 10 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan mayoritas sektor saham, yaitu sektor material dasar naik 2,10%, sektor industry 1,32%, energi 0,83%, keuangan 0,82%, konsumer primer 0,72%, dan transportasi 1,03%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan, property, dan infrastruktur.
Baca Juga
Samuel Sekuritas: Selama Freeze MSCI Berlaku, Dana Asing Baru Sulit Masuk
Penguatan ini juga diikuti dengan lompatan harga beberapa saham, yaitu saham pendatang baru PRDL melesat 35% menjadi Rp 162 dan JELI naik 24,91% menjadi Rp 1.755. Kenaikan pesat juga melanda saham MMIX sebanyak 23,62% menjadi Rp 785, JAST naik 19,48% menjadi Rp 92, dan ARTO menguat 17,73% menjadi Rp 1.195.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 113,13 poin (1,89%) menjadi 5.873 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 689,33 miliar. Sebaliknya pemodal asing mengakumulasi saham BBCA senilai Rp 251,89 miliar, TLKM senilai Rp 41,05 miliar, dan BRPT mencapai Rp 33,30 miliar.
Baca Juga
Prabowo: Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia yang Terapkan Biodiesel B50
Adapun penurunan indeks hari ini dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 4,35%, sektor property 2,68%, sektor konsumer primer 2,50%, sektor energi 1,55%, dan teknologi 0,68%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor kesehatan 1%.
Empat saham ini berhasil pertahankan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham JECX naik 25% menjadi Rp 1.950, JELI naik 24,89% menjadi Rp 1.405, MMIX menguat 24,51% menjadi Rp 635, BACH menguat24,43% menjadi Rp 550.
