IPO Saham JECX, JELI, dan PRDL Resmi Dibuka, Bidik Dana Rp 912 Miliar dan Ungkap Jadwal Listing Ini
JAKARTA, investortrust.id – Sebanyak tiga perusahaan memulai masa penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) saham pada awal Juli 2026. Ketiga emiten tersebut berasal dari sektor kesehatan dan consumer non-cyclicals dengan potensi penghimpunan dana Rp 912,13 miliar.
PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) yang bergerak di sektor Healthcare membuka masa penawaran pada 1-3 Juli 2026. Perseroan menawarkan sebanyak 487,98 juta saham dengan harga penawaran Rp1.250 per saham, sehingga total dana yang dihimpun bisa mencapai Rp 609,98 miliar.
Baca Juga
Rumah Sakit Jakarta Eye Center (JECX) Gelar IPO Saham, Bidik Dana hingga Rp 683 Miliar
Dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 487,98 juta, JECX berpotensi menghimpun dana sekitar Rp 609,98 miliar dari aksi IPO saham. Sebelumnya emiten rumah sakit dan klinik mata ini membuka harga penawaran Rp 1.200-1.400. JECX dijadwalkan listing perdana di BEI pada 7 Juli 2026.
Sementara itu, PT Niramas Utama Tbk (JELI), emiten dari sektor Consumer Non-Cyclicals, menggelar masa penawaran saham pada 1-3 Juli 2026. Perseroan menawarkan sebanyak 266 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 900 per saham.
Dengan jumlah saham yang ditawarkan mencapai 266 juta saham, JELI berpotensi meraih dana IPO saham sekitar Rp 239,40 miliar. Perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman dengan merek Inaco ini sebelumnya membuka harga penawaran Rp 900-1.120 dengan target listing perdana di BEI pada 7 Juli 2026.
Baca Juga
Inaco (JELI) Mau IPO, Harga Saham Mulai Rp 900! Ini Jadwal dan Alokasi Dananya
Terakhir, IPO saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang bergerak di sektor healthcare membuka masa penawaran lebih panjang, yakni 1-7 Juli 2026. Perseroan menawarkan 522,9 juta saham dengan harga penawaran Rp 120 per saham.
Dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 522,9 juta saham, PRDL berpotensi menghimpun dana sekitar Rp 62,75 miliar. Perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan In Vitro Diagnostic ini sebelumnya membuka harga penawaran Rp 100-120 per saham dengan tanggal pencatatan di BEI pada 9 Juli 2026.
