IHSG Ditutup Naik Tipis Disertai Kenaikan Nilai transaksi, Saham PRDL hingga SKBM Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/7/2026), ditutup naik tipis 1,68 poin (0,03%) menjadi 6.039. Rentang pergerakan 6.002-6.095 dengan nilai transaksi meningkat menjadi Rp 14,10 triliun.
Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi naik 1,51%, sektor material dasar naik 0,60%, sektor konsumer primer 1,45%, sektor industru 0,65%, sektor infra 1,25%, sektor teknologi 1,14%, dan sektor property 0,99%. Sebaliknya saham keuangan jadi penekan indeks hari ini.
Baca Juga
Kenaikan indeks terdorong penguatan sejumlah saham big cap, seperti BREN, UNTR, ENRG, WIFI,BRMS, hingga INDY. Sebaliknya penekan indeks datang dari pelemahan empat saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Meski IHSG naik tipis, tiga saham berikut sukses cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PRDL naik 25% menjadi Rp 340, AGAR naik 25% menjadi Rp 260, dan SKBM naik 24,55% menjadi Rp 685. Meski tak ARA, saham VERN melesat 20,63%, ENRG naik 16,33%, dan BRNA naik 13,27%.
Kemarin, IHSG ditutup melambung sebanyak 113,48 poin (1,92%) menjadi 6.037,84 dengan Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 437,67 miliar.
Baca Juga
Ketua MPR Ungkap Pemerintah Iran Undang Prabowo untuk Berkunjung ke Teheran
Penguatan ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 2,96%, energi 2,66%, industry 2,44%, konsumer primer 1,99%, keuangan 1,56%, sektor infrastruktur 1,57%. Sebaliknya penurunan tipis melanda saham sektor konsumer primer dan kesehatan.
Kenaikan indeks juga didukung lompatan saham emiten big bank, seperti BMRI naik 4,17%, BBNI naik 3,22%, BBRI 2,87%, dan BBCA naik 0,81%. Lompatan juga didukung penguatan pesat saham AMMN, BRPT, TPIA, EMAS, dan emiten Prajogo Pangestu lainnya.
