BREN Tetap Melesat Usai Suspensi Dibuka, Market Cap Saham Rp 709 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) kembali mencetak penguatan ke level tertinggi baru, meskipun perdagagangan saham perusahaan Prajogo Pangestu ini baru dibuka hari ini setelah suspensi akhir pekan lalu.
Berdasarkan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BREN ditutup naik Rp 75 (1,44%) menjadi Rp 5.300. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 5.000 hingga ke Rp 5.500.
Baca Juga
Genggam US$ 38,7 Miliar, Prajogo Pangestu Taklukkan Low Tuck Kwong hingga Hartono Bersaudara
Penguatan saham BREN berbanding terbalik dengan dua saham emiten Prajogo Pangestu lainnya yang mencetatkan penurunan. Di antaranya saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun Rp 25 (2,13%) menjadi Rp 1.150 dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) merosot Rp 90 (3%) menjadi Rp 2.910. Sedangkan saham PT Petrinsindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) masih disuspensi bursa.
Berkat penguatan lebih lanjut, kapitalisasi pasar (market cap) BREN kembali melesat menjadi Rp 709,06 triliun dan perseroan tetap berada diurutan ketiga untuk emiten dengan market cap terbesar di BEI.
Baca Juga
Suspensi Saham Barito Renewables (BREN) Dicabut, Kemana Pergerakan Harganya?
Namun demikian kapitalisasi pasar tersebut kian mendekati level kapitalisasi pasar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) diperingkat kedua senilai Rp 761,78 triliun. Peringkat teratas masih dipegang saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai pasar Rp 1.094 triliun.
