Net Buy Tipis Rp 6,04 Miliar, Dua Saham Bank Ini Jadi Penyumbang Terbesar
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) mencapai Rp 6,04 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/7/2026), ditutup naik signifikan 131,22 poin (2,28%) menjadi 5.875,78.
Net buy terbanyak disumbangkan saham BBCA mencapai Rp 236,81 miliar, BMRI mencapai Rp 63,64 miliar, DSSA senilai Rp 46,74 miliar, BUMI mencapai Rp 43,78 miliar, dan ASII sebanyak Rp 30,15 miliar.
Baca Juga
Mendes Yandri Minta Afirmasi BUMDesa Jadi Penyuplai Utama Makan Bergizi Gratis
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham Rp 251,94 miliar, MAPI senilai Rp 91,49 miliar, TPIA senilai Rp 83,95 miliar, EMAS mencapai Rp 61,62 miliar, dan ISAT sebanyak Rp 49,43 miliar.
Adapun kenaikan IHSG hari ini ditopang lompatan seluruh sektor saham, yaitu sektor industry naik 3,61%, sektor material dasar 3,24%, sektor infrastruktur 2,24%, sektor property 1,94%, energi 1,56%, dan sektor keuangan 1,37%.
Lompatan IHSG ini didukung penguatan saham emiten big cap. Di antaranya, BBCA menguat 4,31%, AMMN naik 8,02%, saham BREN naik 4,62%, 8,31%, ASII menguat 5,02%, BMRI naik 2,82%, dan DCII menguat 5,14%.
Baca Juga
Astra Dukung Kreativitas Indonesia Tembus Pasar Global lewat ‘MASA Singapore 2026’
Di tengah lompatan harga tersebut, sejumlah saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KOKA naik 35% menjadi Rp 135, FUTR naik 34,97% menjadi Rp 220, ECII naik 34,21% menjadi Rp 153, COCO menguat 25% menjadi Rp 290, RMKO naik 25% menjadi Rp 390, ASPI naik 24,70% menjadi Rp 414, dan DEPO melesat 24,35% menjadi Rp 286.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 49,44 poin (0,87%) menjadi5.744 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 237,87 miliar.Terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 194,66 miliar, MAPI mencapai Rp 82,69 miliar, dan ASII senilai Rp 75,70 miliar.
