Net Sell Berlanjut Rp 604,12 Miliar, Asing Lepas Sejumlah Saham, Terbanyak ASII
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 604,12 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/1/2024), berbalik menguat tipis sebanyak 8,3 poin (0,11%) menjadi 7.256,23.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 338,47 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 150,49 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 85,42 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 36,11 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 31,14 miliar.
Baca Juga
Dituduh Timbulkan Limbah Polusi, Ini Jawaban Chandra Asri (TPIA)
Sebaliknya lima saham berikut torehkan pembelian bersih (net buy) terbanyak oleh investor asing, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 112,02 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 53,78 miliar, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 26,58 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 25,14 miliar, dan PT Ace Hardware Tbk (ACES) Rp 13,01 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini ditopang penguatan saham sektor material dasar 0,48%, sektor infrastruktur 0,12%, sektor konsumer primer 0,08%, dan sektor keuangan 0,05%. Penguatan juga didukung kenaikan seluruh saham emiten Prajogo Pangestu.
Baca Juga
OJK Beri Waktu Enam Bulan Bagi Perusahaan Modal Ventura Untuk Jadi VCC atau VDC. Apa Bedanya?
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor transportasi melemah 1,92%, sektor properti 1,21%, sektor industru 1,19%, sektor teknologi turun 0,69%, dan sektor kesehatan 0,59%.
Sedangkan lima saham ini torehankan penguatan tertinggi hingga akhir sesi, yaitu saham PT Multi Trend Indo Tbk (BABY) naik Rp 56 (32,94%) menjadi Rp 226, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) naik Rp 170 (17,17%) menjadi Rp 1.160, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) naik Rp 710 (14,82%) menjadi Rp 5.500, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik Rp 9 (13,85%) menjadi Rp 74, dan PT Inter Delta Tbk (INTD) naik Rp 18 (13,33%) menjadi Rp 153.

