Net Sell Berlanjut Rp 787,67 Miliar, Asing Lepas Sejumlah Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id– Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 787,67 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/2/2025), ditutup terkoreksi 6,83 poin (0,10%) menjadi 6.788,04.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 564,06 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 196,34 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 46,64 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 35,55 miliar, dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 32,66 miliar.
Sebaliknya lima saham yang torehkan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 146,34 miliar, PT Bumi Resources Indonesia Tbk (BRMS) Rp 82,64 miliar,
Baca Juga
WOM Finance (WOMF) Cetak Laba Rp 262,92 Miliar di 2024, Naik 11,21%
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,90%, consumer non primer 0,94%, sektor property 1,17%, sektor kesehatan 1,13%, sektor keuangan 0,73%, dan sektor transportasi 0,85%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 6,75%, sektor material dasar 1,46%, dan sektor infrastruktur 0,35%.
Meski indeks turun tipis, beberapa saham ini justru melesat hingga auto reject atas (ARA) pagi ini, yaitu saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 25% menjadi Rp 450 dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) naik 25% menjadi Rp 270.
ARA juga melanda saham PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) sebanyak 24,79% menjadi Rp 302, PT Indointernet Tbk (EDGE) naik 24,72% menjadi Rp 5.575, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 14,95% menjadi Rp 64.450.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI), PT Siantar Top Tbk (STTP), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT Mitra Investindo Tbk (MITI).
Baca Juga
Tumbuh 4,4%, CIMB Niaga (BNGA) Cetak Laba Rp 8,7 Triliun di 2024
IHSG kemarin ditutup terkokoreksi sebanyak 78,68 poin (1,14%) menjadi 6.794,87 dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,12 triliun, terbanyak PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 698,13 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 231,47 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 214,71 miliar, dan PT Sumer Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 133,01 miliar.
Secara sectoral, penurunan terbesar dicatatkan saham keuangan sebanyak 1,78%, sektor infrastruktur 0,85%, sektor consumer non primer 0,59%, sektor property 0,80%, dan sektor keuangan 0,07%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi, industry, dan material dasar.

