Net Sell Tak Kunjung Berhenti Rp 840,39 Miliar, Saham Bank Ini masih Jadi Penyumbang Terbesar
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 840,39 miliar hingga picu indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/11/2024), ditutup terkoreksi sebanyak 45,73 poin (0,63%) menjadi 7.200,16.
Net sell terbanyak kembali melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 429,88 miliar, PT Nusantara Sawit Tbk (NSS) Rp 204,20 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)N Rp 137,73 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 50,28 miliar, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 26.76 miliar.
Baca Juga
BEI Keluarkan Saham DPUM, FUTR, JAST, BRNA, dan SSTM dari Papan Pemantauan Khusus
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbesar, yaitu saham PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) Rp 51,02 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 29,51 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 24,01 miliar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 19,08 miliar, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Rp 16,89 miliar.
Pelemahan IHSG hari ini terpengaruh koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor energi terjun 2,81% setelah saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) anjlok usai cum dividen. Sektor infrastruktur jtuh 1%, sektor transportasi turun 0,51%, sektor teknologi turun 1,14%. Penurunan juga melanda saham sektor material dasar 1,13%, sektor infrastruktur 0,86%, sektor transportasi 0,58%, sektor teknologi 0,38%, dan sektor property 0,17%. Sebaliknya kenaikan pesat melanda saham sektor kesehatan 2,2% dan disusul saham sektor consumer primer 0,31%.
Meski IHSG terkoreksi, sejumlah saham ini catatkan penguatan harga hingga auto reject atas (ARA) PT Sekar Laut Tbk (SKLT) naik 34,83% menjadi Rp 240 dan PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) naik 34,69% menjadi Rp 132.
Baca Juga
Tok, Pemegang Saham Bakrie & Brothers (BNBR) Setujui Private Placement Senilai Rp 855 Miliar
ARA juga melanda saham PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 25% menjadi Rp 360, PT Jakarta International Hotesl & Development Tbk (JIHD) naik 24,61% menjadi Rp 2.380, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) menguat 24,43% menjadi Rp 326, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) menguat 19,75% menjadi Rp 9.550.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) hingga auto reject bawah (ARB). Pelemahan juga melanda saham PT Steafy Safe Tbk (SAFE) dan PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK).

