Investor Asing tak Kunjung Berhenti Obral Saham, Net Sell Capai Rp 406 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing lagi-lagi lanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 406 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/4/2025), kembali ditutup naik signifikan sebanyak 73,16 poin (1,15%) menjadi 6.441,68.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 219,73 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 68,49 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 55,10 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 41,55 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 38,96 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 77,44 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 69,41 miliar, PT Chandra Asri Pacifik Tbk (TPIA) Rp 36,37 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 35,43 miliar, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 26,74 miliar.
Terkait penguatan IHSG hari ini terdorong kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi naik 2,36%, sektor infrastruktur 1,68%, sektor material dasar 1,12%, sektor property 0,82%, dan sektor consumer primer 0,31%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, keuangan, kesehatan, hingga consumer non primer.
Kenaikan indeks tersebut juga ditopang penguatan sejumlah saham-saham big cap, seperti BYAN naik 17,47% menjadi Rp 20.000. Kenaikan indeks juga ditopang saham emiten Prajogo, seperti TPIA, BREN, CUAN, dan PTRO. Kenaikan juga didukung penguatan saham BBCA.
Baca Juga
Usai Fore Kopi (FORE) Sukses Gelar IPO Saham, Kopi Kenangan bakal Menyusul?
Di tengah penguatan tersebut, empat saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 34,58% menjadi Rp 144, PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) naik 24,62% menjadi Rp 1.240, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) naik 24,60% menjadi Rp 314, dan PT Jakarta International Hotels &Development Tbk (JIHD) naik 24,30% menjadi Rp 665.
Meski tidak ARA, saham ini juga catatkan penguatan signfikan, seperti saham PT Bank Artha Graha International Tbk (INPC) sebanyak 27,33% menjadi Rp 191, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 17,74% menjadi Rp 1.825, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik 17,47% menjadi Rp 20.000. Sebaliknya saham dengan penurunan terdalam melanda saham, INTD, KOPI, IKAN, IPAC, dan CTBN.
Kemarin, IHSG ditutup melonjak sebanyak 106,29 poin (1,70%) menjadi 6.368,29 dengan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 412,08 miliar. Kenaikan indeks ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 6,02%, sektor property 3,72%, sektor consumer primer 3,06%, sektor kesehatan 2,97%, sektor energi 2,82%, sektor consumer non primer 2,92%, dan sektor industry 2,80%.

