Investor Saham Tembus 9,73 Juta, Stockbit Tingkatkan Sistem Keamanan Digital
Animo Investasi Saham Meningkat,
Stockbit Hadirkan Sistem Keamanan Terdepan di Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Keamanan digital menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya jumlah investor saham di Indonesia. Menjawab kebutuhan tersebut, aplikasi investasi saham Stockbit menghadirkan sistem keamanan berlapis melalui teknologi 3 factor authentication (3FA) guna melindungi akses dan transaksi pengguna dari berbagai ancaman siber yang terus berkembang.
Per akhir bulan Mei 2026, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan jumlah investor saham di pasar modal telah menyentuh angka 9,73 juta investor dengan hampir 80% di antaranya didominasi oleh investor muda yang berusia di bawah 40 tahun. Angka ini naik cukup signifikan dibandingkan akhir tahun 2023 dengan 5,2 juta investor dan akhir tahun 2024 dengan 6,3 juta investor.
Head of PR & Corporate Communication Stockbit William mengatakan, Stockbit secara konsisten meningkatkan sistem perlindungan akun dengan menghadirkan tiga lapisan keamanan melalui face recognition, trusted device, dan freeze account. "Ketiga fitur tersebut dirancang untuk memperkuat proses autentikasi sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan akun oleh pihak yang tidak berwenang," kata dia dikutip Sabtu (27/6/2026).
Baca Juga
Net Sell Berlanjut Rp 537,25 Miliar, Sebaliknya Saham BBCA dan BBRI justru Diborong Asing
Face recognition menjadi lapisan verifikasi tambahan yang memastikan hanya pemilik akun yang dapat mengakses maupun melakukan transaksi pada akun perdagangan sahamnya. Sistem tersebut juga akan mengirimkan notifikasi apabila terdeteksi upaya masuk secara ilegal, serupa dengan mekanisme keamanan yang digunakan pada layanan digital seperti Gmail maupun Apple ID.
Selain itu, fitur trusted device secara otomatis menolak setiap upaya login yang berasal dari perangkat yang belum dikenali. Stockbit juga menerapkan sistem multiple verification yang mengharuskan proses verifikasi tambahan untuk setiap aktivitas penting di dalam akun sehingga risiko penyalahgunaan dapat ditekan.
Sementara itu, fitur freeze account memungkinkan investor membekukan akun untuk sementara waktu apabila menemukan atau mencurigai adanya aktivitas
yang tidak wajar. Langkah tersebut memberikan ruang bagi pengguna untuk mengamankan aset sebelum potensi kerugian yang lebih besar terjadi.
"Sistem 3 factor authentication dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap akses akun pengguna melalui tiga lapisan verifikasi yang ketat. Selain itu, Stockbit juga memiliki tim Cybersecurity yang standby 24/7," jelas dia
Menurut William, keamanan bukan satu-satunya fokus pengembangan platform. Perusahaan juga terus menghadirkan berbagai perangkat analisis yang mampu membantu investor mengambil keputusan secara lebih cepat dengan dukungan data pasar yang diperbarui secara real time.
Baca Juga
IHSG Anjlok 4,55% Sepekan, Sebaliknya Pemodal Asing Mulai Borong Saham BBCA dan BREN
Ia mengatakan Stockbit dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai tipe investor, mulai dari pemula hingga investor berpengalaman yang aktif melakukan transaksi harian maupun membangun portofolio jangka panjang.
"Kabar baiknya, Stockbit dirancang untuk berbagai level investor, baik yang sudah berpengalaman maupun investor pemula yang ingin berinvestasi secara profesional, baik yang melakukan transaksi secara harian maupun berinvestasi untuk jangka panjang," kata dia.
