IHSG Ditutup Anjlok 1,72% Terseret Saham Material Dasar dan Konglomerasi
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/6/2026), ditutup turun dalam sebanyak 102,91 poin (1,72%) menjadi 5.896. Rentang pergerakan 5.830-6.045 dengan nilai transaksi turun drastis jadi Rp 11,25 triliun.
Penurunan ini sejalan dengan pelemahan signifikan indeks saham seluruh pasar saham Asia hari ini. Penurunan juga dipicu atas kejatuhan saham big cap, khususnya konglomerasi Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, hingga PTRO.
Baca Juga
Laba Bank Mandiri (BMRI) Tembus Rp 23,3 Triliun hingga Mei 2026, ROE Tetap Terjaga di Level 20%
Tekanan IHSG juga datang dari pelemahan hampir seluruh sektor saham dipimpin saham sektor material dasar dengan pelemahan 5%, sektor industri turun 4,24%, sektor infrastruktur turun lebih dari 4%, sektor energi melemah 2,62%, sektor konsumer primer turun 2,96%, dan sektor teknologi melemah 2,51%. Sebaliknya saham keuangan masih bisa naik tipis 0,03%.
Sebaliknya sejumlah saham berikut berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BBRM naik 34,74% menjadi Rp 128 dan TRUS naik 25% menjadi Rp 350. Kenaikan pesat juga melanda saham ARTA sebanyak 23,15% menjadi Rp 2.660, BHAT naik 20,23% menjadi Rp 2.080, dan RICY menguat 19,72% menjadi Rp 85.
Baca Juga
Prabowo Ingin Ekonomi Bergerak, Dana Pemerintah Rp 400 Triliun Mengalir ke Bank BUMN
Kemarin, IHSG melesat sebanyak 115,16 poin (1,96%) menjadi 5.999 dengan investor asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 299 miliar. Net sell terbanyak meladan saham BMRI senilai Rp 224,17 miliar, BBRI mencapai Rp 93,23 miliar, dan KLBF sebanyak Rp 77,31 miliar.
Kenaikan indeks ditopang lompatan seluruh sektor saham dengan kenaikan lebih dari 2%, yaitu sektor material dasar, industri, konsumer non primer, konsumer primer. Kenaikan lebih dari 3% melanda saham sektor kesehatan dan infrastruktur.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat hari ini, yaitu saham RBMS naik 33,96% menjadi Rp 71, YUPI naik 24,81% menjadi Rp 1.635, KONI naik 24,79% menjadi Rp 3.020, FUTR naik 22,38% menjadi Rp 175, ZONE naik 21,78% menjadi Rp 615, dan RGAS menguat 17,92% menjadi Rp 204.
