IHSG Sesi I Anjlok Parah 2,73%, Big Cap Berguguran Dipimpin BREN hingga AMMN
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (26/6/2026), ditutup anjlok sebanyak 164,93 poin (2,73%) menjadi 5.835,11. Rentang pergerakan 5.830-6.045 dengan nilai transaksi Rp 6,18 triliun.
Penurunan tersebut sejalan dengan kejatuhan seluruh pasar saham Asia, seperti Nikkei, Hang Seng, Kospi, hingga Strait Times. Penurunan juga sejalan dengan pelemahan nilai tukar rupiah berkisar Rp 23 per dollar AS.
Baca Juga
Intip Target Harga Saham BRI (BBRI) Usai Pertahankan Kenaikan Laba hingga Mei 2026
Penurunan IHSG juga dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor mateiral dasar dan industri melemah 5,31%. Sektor infrastruktur jatuh 4,04%. Sektor energi, konsumer primer, dan transportasi melemah lebih dari 3%.
Tekanan juga datang dari kejatuhan sejumlah saham big cap, khususnya konglomerasi Prajogo Pangestu dengan pelemahan saham BREN, TPIA, BRPT, CUAN, CDIA, hingga PTRO. Penurunan juga melanda saham EMAS, MORA, AMMN, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Sebaliknya saham berikut justru catatkan lompatan harga, seperti RICY naik 25,35% menjadi Rp 89, TRUS naik 23,57% menjadi Rp 346, ASPI naik 24,68% menjadi Rp 384, dan MGNA naik 16,87% menjadi Rp 97.
Baca Juga
OJK Cabut Izin Usaha BPR Ceper Permata Artha, Nasabah Diminta Tetap Tenang
Kemarin, IHSG melesat sebanyak 115,16 poin (1,96%) menjadi 5.999 dengan investor asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 299 miliar. Net sell terbanyak meladan saham BMRI senilai Rp 224,17 miliar, BBRI mencapai Rp 93,23 miliar, dan KLBF sebanyak Rp 77,31 miliar.
Kenaikan indeks ditopang lompatan seluruh sektor saham dengan kenaikan lebih dari 2%, yaitu sektor material dasar, industri, konsumer non primer, konsumer primer. Kenaikan lebih dari 3% melanda saham sektor kesehatan dan infrastruktur.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat hari ini, yaitu saham RBMS naik 33,96% menjadi Rp 71, YUPI naik 24,81% menjadi Rp 1.635, KONI naik 24,79% menjadi Rp 3.020, FUTR naik 22,38% menjadi Rp 175, ZONE naik 21,78% menjadi Rp 615, dan RGAS menguat 17,92% menjadi Rp 204.
