IHSG Ditutup Anjlok Parah 3,56%, Saham Emiten Prajogo hingga Big Bank Berguguran
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (24/6/2026), ditutup anjlok parah sebanyak 217,45 poin (3,56%) ke bawah 6.000, tepatnya 5.883.
Penurunan tersebut dipicu kejatuhan seluruh sektor saham dengan pelemahan paling dalam melanda saham sektor material dasar 6,64%, sektor energi 5,99%, sektor infrastruktur 4,47%, sektor transportasi 4,84%, sektor konsumer primer 3,91%, dan sektor industri 3,59%.
Baca Juga
IHSG Anjlok 3,5% Usai Pengumuman MSCI, Investor Cermati Risiko Ini
Kejatuhan IHSG hari ini juga dipicu atas pelemahan hebat harga saham big cap, seperti seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu BREN, TPIA, BRPT, CUAN, CDIA, hingga PTRO. Kejatuhan IHSG juga dipengaruhi pelemahan saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Pelemahan IHSG juga datang dari pelemahan hebat saham ARKO, MORA, AMMN, RAJA, RATU, BRMS, ARCI, hingga DAAZ hingga saham lainnya. Pelemahan juga dipicu derasnya aliran dana keluar dari pasar saham sepanjang hari ini.
Meski IHSG babak belur hari ini atau penurunan paling dalam di dunia, beberapa saham berikut catatkan lompatan harga. Di antaranya, saham PTPW naik 24,79% menjadi Rp 1.510, BHAT naik 15,91% menjadi Rp 1.530, dan LINK naik 13,70% menjadi Rp 1.660, BINA naik 9,01% menjadi Rp 3.510, SCMA naik 9,09% menjadi Rp 216, dan SHIP menguat 9,82% menjadi Rp 1.845.
Baca Juga
Google Cloud Tunjuk Mantan Bos Bank Jago Pimpin Bisnis di Indonesia
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 15,36 poin (0,25%) menjadi 6.101,33 disertai dengan investor asing melanjukan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 311,60 miliar Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 386,58 miliar dan DSSA mencapai Rp 95,45 miliar.
Penurunan ini dipicu atas kejatuhan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor energi 0,61%, sektor teknologi 1,05%, sektor keuangan 0,62%, transportasi 0,15%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor industri, material dasar, konsumer primer, kesehatan, hingga properti.
Sebaliknya saham dengan penguatan mengesankan hari ini, yaitu saham PTPW naik 24,74% menjadi Rp 1.210, LEAD naik 31,46% menjadi Rp 177, BALI menguat 25% menjadi Rp 1.475, dan LAJU naik 13,11% menjadi Rp 69.
