IHSG Diprediksi Lanjut Melemah, Sebaliknya Saham SCMA hingga SMIL Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/6/2026), berpeluang lanjutkan pelemahan dengan rentang pergerakan 5.860-6.130. Fokus perhatian pasar tertuju pada fluktuasi nilai tukar Rupiah.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa fokus perhatian investor tertuju pada pergerakan Rupiah, arus dana asing, serta rilis Core PCE AS yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.
Baca Juga
“Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support 5.740–5.650, sementara 6.000–6.100 menjadi area resistance terdekat,” tulisnya.
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan tiga saham berikut masih layak dicermati dengan rekomendasi beli, yaitu saham SCMA dengan target harga Rp 222-230, JMSR dengan target harga Rp 2.970-3.030, dan SMIL dengan target harga Rp 278-284.
Kemarin, IHSG ditutup tergerus sebanyak 217,45 poin (3,56%) ke level 5.883 disertai dengan pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,17 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BBRI mencapai Rp 272,86 miliar, TPIA mencapai Rp 218,14 miliar, dan AMMN mencapai Rp 111,58 miliar.
Baca Juga
Kapal Tanker Mulai Ramai Melintas di Selat Hormuz, Harga Minyak Turun Tajam
Penurunan tersebut dipicu kejatuhan seluruh sektor saham dengan pelemahan paling dalam melanda saham sektor material dasar 6,64%, sektor energi 5,99%, sektor infrastruktur 4,47%, sektor transportasi 4,84%, sektor konsumer primer 3,91%, dan sektor industri 3,59%. Pelemahan juga dipicu atas berlanjutnya evaluasi pasar saham Indonesia oleh MSCI hingga November 2026.
Meski IHSG babak belur hari ini atau penurunan paling dalam di dunia, beberapa saham berikut catatkan lompatan harga. Di antaranya, saham PTPW naik 24,79% menjadi Rp 1.510, BHAT naik 15,91% menjadi Rp 1.530, dan LINK naik 13,70% menjadi Rp 1.660, BINA naik 9,01% menjadi Rp 3.510, SCMA naik 9,09% menjadi Rp 216, dan SHIP menguat 9,82% menjadi Rp 1.845.
