Penurunan IHSG Berpeluang Lanjut, Sebaliknya Saham TAPG hingga BOAT Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/3/2026), berpeluang lanjutkan penurunan menuju support terdekat 7.885-7.715. Adapun tiga saham pilihan yang direkomendasikan beli adalah TAPG, ISAT, dan BOAT.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan pelemahan indeks kemarin ke bawah 8.000 masih dipicu oleh peningkatan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran memasuki hari keempat dan memicu kekhawatiran eskalasi yang lebih luas.
Baca Juga
Harga Minyak Bergejolak, Militer AS Siap Kawal Kapal Tanker di Selat Hormuz
Saat ini, menurut BRI Danareksa Sekuritas, IHSG diproyeksi cenderung tertekan rentang pergerakan support 7885 - 7715 dan resistance level 8000 - 8060. Arah pergerakan pasar dalam jangka pendek masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan konflik geopolitik antara AS dan Iran, terutama jika eskalasi konflik semakin meluas dan berdampak pada stabilitas pasar energi global.
Gerak indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham Wall Street semalam yang kembali catatkan penurunan. Dow Jones melemah 0,83%. Begitu juga dengan S&P500 turun 0,94% dan Nasdaq turun 1,02%.
Tiga saham yang direkomendasikan beli hari ini adalah saham TAPG dengan target harga Rp 1.685-1.749, ISAT dengan target harga ISAT target harga Rp 2.340-2.430, dan BOAT dengan target harga Rp 210-226.
Baca Juga
Pasar Eropa Rontok di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran, Stoxx 600 Anjlok Lebih dari 3%
Kemarin, IHSG kembali terjungkal sebanyak 77,06 poin (0,96%) menjadi 7.939. Sebaliknya pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,44 triliun di seluruh pasar setelah adanya crossing saham SGRO Rp 4,73 triliun melalui pasar negosiasi.
Penurunan indeks kemarin dipicu kejatuhan saham sektor material dasar dengan pelemahan 3,85%, sektor transportasi 2,10%, sektor consumer primer 1,05%, sektor infrastruktur 0,86%, sektor property 0,87%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor energi dan industry.
Sebaliknya sejumlah saham ini tetap perkasa dengan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) melanda saham MPOW sebanyak 34,38% menjadi Rp 129 dan RMKO naik 25% menjadi Rp 725. Kenaikan juga melanda saham ARTA sebanyak 24,19% menjadi Rp 3.850, IFSH naik 23,81% menjadi Rp 2.600, dan HUMI naik 19,61% menjadi Rp 244.

