IHSG Cenderung Bergerak Terbatas Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin INCO Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/6/2026), cenderung bergerak terbatas dengan rentang pergerakan 6.071-6.300. Tiga saham INCO, BUKA, dan HMSP layak direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa fokus pergerakan IHSG pekan ini akan tertuju pada pengumuman MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026 WIB yang berpotensi memengaruhi persepsi investor global terhadap pasar Indonesia.
Baca Juga
Jelang Jumpa Irak di Laga Kedua Prancis, William Saliba Bikin Pernyataan Mengejutkan
“Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase pullback dan konsolidasi sehat setelah reli signifikan sebelumnya. Selama bertahan di atas area support 6.070–5.930, IHSG berpeluang bergerak terbatas dengan kecenderungan menguji area resistance 6.300–6.600 dalam jangka pendek,” tulisnya
Terkati saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham INCO dengan target harga Rp 5.325-5.550, BUKA dengan target harga Rp 109-115, dan HMSP dengan target harga Rp 665-680.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik tipis 4,8 poin (0,08%) menjadi 6.177 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 3,19 triliun di seluruh pasar. Meski demikian pembelian bersih (net buy) melanda saham BBCA sebanyak Rp 336,43 miliar, BBNI senilai Rp 44,04 miliar, dan MDKA sebanyak Rp 41,83 miliar.
Baca Juga
Seskab Teddy Ungkap Arahan Prabowo soal Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara
Kenaikan ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor consumer non primer, consumer primer, infrastruktur, dan transportasi. Sebaliknya tekanan melanda saham sektor teknologi, property , dan keuangan.
Adapun sejumlah saham yang berhasil torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SDMU naik 34,29% menjadi Rp 94, ZONE menguat 25% menjadi Rp 545, dan MORA naik 20% menjadi Rp 7.800. Kenaikan pesat juga melanda saham BCIC sebanyak 25% menjadi Rp 145 dan SMMT naik 20,79% menjadi Rp 2.150.
