IHSG Cenderung Bergerak Terbatas Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin MINA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/1/2026), berpeluang lanjutkan koreksi terbatas kisaran 8.910-8.985. Tiga saham pilihan hari ini adalah ENRG, MINA, dan LEAD.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpeluang mengalami koreksi terbatas dengan support di 8.895–8.910 dan resistance di 8.985–8.995, sembari menunggu rilis data consumer confidence domestik serta data AS seperti Non-Farm Payrolls dan unemployment rate.
Baca Juga
Saham Pertahanan Eropa Reli Dipicu Ketegangan Global, Naik 5 Hari Beruntun
Pergerakan indeks juga akan dipengaru laju bursa saham AS, seperti kenaikan Dow Jones sebanyak 0,55%. Begitu juga dengan indeks S&P500 menguat 0,00&% dan sebaliknya Nasdaq justru berbalik melemah 0,44%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham ENRG dengan target harga Rp 1.695-1.750, MINA dengan target harga Rp 535-560, dan LEAD dengan target harga Rp 240-252.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah 19,34 poin (0,22%) menjadi 8.925 dengan pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 950,21 miliar. Net buy terbanyak melanda saham AMMN senilai Rp 411,35 miliar, BBRI senilai Rp 197,32 miliar, dan ASII sebanyak Rp 164,04 miliar.
Baca Juga
Terkait penurunan indeks tersebut dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar turun 3,22%, sektor konsumer primer 0,90%, sektor teknologi 1,10%, sektor keuangan 0,45%, dan sektor kesehata 0,14%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor property 1,50%, transportasi 1,75%, dan infrastruktur 1,43%.
Sedangkan saham tercuan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SMLE naik 34,52% menjadi Rp 226, KOCI naik 34,04% menjadi Rp 126, IFSH naik 25% menjadi Rp 1.450, RLCO naik 24,90% menjadi Rp 3.210, KIJA naik 24,80% menjadi Rp 312, PBSA naik 24,47% menjadi Rp 2.060,

