IHSG Ditutup Berbalik Naik Tipis, Saham SDMU hingga MORA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/6/2026), ditutup naik tipis sebanyak 4,8 poin (0,08%) menjadi 6.177. Rentang pergerakan 6.117-6.215 dengan nilai transaksi Rp 24,38 triliun.
Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan pergerakan harian yang berada di zona merah. Kenaikan ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor consumer non primer, consumer primer, infrastruktur, dan transportasi. Saham penopang BBCA, DSSA, hingga MORA.
Baca Juga
BEI Respons Catatan MSCI, Jeffrey Hendrik: Reformasi Pasar Modal Terus Berlanjut
Adapun sejumlah saham yang berhasil torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SDMU naik 34,29% menjadi Rp 94, ZONE menguat 25% menjadi Rp 545, dan MORA naik 20% menjadi Rp 7.800. Kenaikan pesat juga melanda saham BCIC sebanyak 25% menjadi Rp 145 dan SMMT naik 20,79% menjadi Rp 2.150.
Kemarin, IHSG anjloksebanyak 48,4 poin (0,78%) menjadi 6.172,34 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 111,56 miliar Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 557,26 miliar, MAPI mencapai Rp 98,87 miliar, dan DSSA mencapai Rp 84,98 miliar.
Baca Juga
Ekonom BTN Nilai Kenaikan BI Rate Jadi 5,75% untuk Jaga Stabilitas Rupiah
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi mayorita sektor saham, seperti sektor infrastruktur 1,96%, sektor keuangan 1,32%, sektor kesehatan 1,07%, sektor properti 0,64%, dan sektor industri 0,16%. Sebaliknya penguatan melanda saham material dasar, konsumer primer, dan teknologi.
Adapun sejumlah saham berikut justru berhasil catatkan kenaikan pesat pagi ini, yaitu tiga saham naik hingga auto reject atas (ARA) saham JECC menguat 24,59% menjadi Rp 760, CBUT naik 24,78% menjadi Rp 705, ZONE naik 24,57% menjadi Rp 436. Meski tak ARA, saham KOPI melesat 23,08% menjadi Rp 224 dan RLCO naik 15,36% menjadi Rp 3.980.
