IHSG Sesi I Berbalik Turun 0,33%, Sebaliknya 4 Saham Dipimpin MORA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (11/11/2025), ditutup melemah sebanyak 28,09 poin (0,33%) menjadi 8.363. Penurunan berbanding terbalik pada pembukaan yang sempat melesat lebih dari 40 poin. Rentang pergerakan 8.351-8.443 dengan nilai transaksi Rp 14,96 triliun.
Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan seluruh saham emiten yang dikuasai Prajogo Pangestu dan beberapa saham emiten big cap lainnya. Sektor penekan indeks adalah sektor keuangan, properti, konsumer primer, serta konsumer non primer. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi, transportasi, infrastruktur, energi, dan industri.
Baca Juga
Merdeka Gold (EMAS) Ungkap Progress Pembangunan Tambang Pani Berikut
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu MORA menguat 25% menjadi Rp 3.250, PJHB menguat 25% menjadi Rp 800, UANG naik 24,72% menjadi Rp 3.380, dan FPNI naik 24,27% menjadi Rp 640. Meski tak ARA, saham DART melesat 33,74% menjadi Rp 218, BUMI naik 28% menjadi Rp 192, dan KOBX melesat 26,67% menjadi Rp 228.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah tipis sebanyak 3,35 poin (0,04%) menjadi 8.391,24, meski demikian pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 415,82 miliar. Net buy terbanyak melanda saham BREN senilai Rp 310,50 miliar, MORA Rp 297,89 miliar, dan DEWA Rp 92,48 miliar.
Baca Juga
Pelemahan tersebut berbanding terbalik dengan mayoritas sektor saham yang justru menguat, seperti sektor industri naik 3%, sektor material dasar menguat 1,19%, sektor properti naik 2,55%, sektor teknologi menguat 3,87%, dan sektor infrastruktur menguat 1,29%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,74%.
Meski indeks melemah tipis, enam saham berikut justru catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham URBN menguat 34,78% menjadi Rp 186, BLUE naik 25% menjadi Rp 3.250, INET melesat 25% menjadi Rp 400, UANG naik 24,88% menjadi Rp 2.710, GLVA menguat 24,86% menjadi Rp 462, dan PJHB menguat 24,27% menjadi Rp 640.

