Cetak Rekor Baru, Gain Saham Petrindo (CUAN) Bakal Kalahkan Adaro Minerals (ADMR)?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kembali melesat hingga mencapai level tertinggi baru Rp 5.200 pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/10/2023). Dengan demikian, penguatan saham ini telah mencapai 22,6 kali atau setara dengan 2.263,63%.
Baca Juga
Saat Harga Terkoreksi, Prajogo Pangestu Borong Jutaan Saham Barito (BRPT)
Penguatan harga saham sebanyak 2.263,63% terhitung sejak listing perdana di BEI pada 8 Maret 2023 hingga penutupan perdagangan 30 Oktober 2023. Apakah penguatan harga saham CUAN bisa menyamai rekor listing perdana saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) tahun lalu?
Data BEI menyebutkan bahwa saham ADMR melesat dari level Rp 100 menjadi Rp 2.990 hanya dalam kurun waktu listing perdana 3 Januari sampai dengan 19 April 2023. Penguatan saham ADMR saat itu mencapai 28,9 kali.
Tak hanya itu, berdasarkan data perdagangan saham BEI sepanjang 23-27 Oktober 2023, saham perusahaan milik Prajogo Pangestu (CUAN) ini menjadi saham dengan kenaikan paling pesat mencapai 55,75% dari Rp 2.870 ke level tertinggi baru sepanjang masa Rp 4.470.
Baca Juga
Pendapatan Adaro Minerals (ADMR) Capai US$ 720,62 Juta, Bagaimana dengan Labanya?
Berkait penguatan harga saham tersebut, kapitalisasi pasar (market cap) saham CUAN kini mencapai Rp 58,45 triliun. CUAN menggeser beberapa emiten kakap lainnya, seperti PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dengan market cap Rp 58,16 triliun, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai Rp 56,41 triliun, bahkan ADMR dengan market cap haanya Rp 45,58 triliun.
Sedangkan pemegang saham yang paling diuntungkan atas penguatan harga saham CUAN dalam beberapa bulan terakhir adalah Prajogo Pangestu selaku pemegang 85,076% saham CUAN. Sedangkan sisanya dimiliki investor publik.

