Investor Asing Akhirnya Net Buy Rp 681 Miliar, Borong BBCA, AMMN, hingga BBRI
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing akhirnya kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 681,18 miliar, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/11/2023), sebanyak 96,14 poin (1,40%) menjadi 6.958,20.
Net buy terbanyak dicatatkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 216,10 miliar, PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) Rp 208,67 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 144,77 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 52,32 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 48,35 miliar.
Baca Juga
Sepanjang November 2023 Berjalan, Cuan Bank Jago (ARTO) Capai 46%
Sebaliknya kelima saham berikut torehkan penjualan bersih (net sell), yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 73,62 miliar, PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) Rp 37,89 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 34,83 miliar, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 32,31 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 31,28 miliar.
Penguatan indeks didukung kenaikan mayoritas sektor saham, kecuali saham sektor kesehatan turun 0,49%. Penguatan terbesar dicatatkan saham sektor infrastruktur 3,60%, sektor teknologi 2,47%, sektor properti 2,17%, sektor keuangan 1,59%, dan sektor konsumer primer 1,55%.
Baca Juga
Saham GOTO Melesat 43,33% dalam 15 Hari, Target Harganya Ternyata Masih Tinggi
Sedangkan saham dengan penguatan hingga auto reject atas (ARA) bertaburan, yaitu saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) naik Rp 52 (34,21%) menjadi Rp 204, PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) melesat Rp 24 (34,29%) menjadi Rp 94.
ARA juga melanda saham PT Pakuan Tbk (UANG) naik Rp 135 (25%) menjadi Rp 675, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melesat Rp 50 (24,51%) menjadi Rp 254, dan PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) naik Rp 730 (24,91%) menjadi Rp 3.660.

