Nominasi The Best Investortrust Companies 2026, Fundamental Kuat dan Ekosistem Digital Jadi Motor Pertumbuhan Krom Bank (BBSI)
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) menjadi salah satu kandidat kuat peraih penghargaan The Best Investortrust Companies 2026, ajang apresiasi tahunan yang diselenggarakan Investortrust untuk emiten-emiten terbaik di Bursa Efek Indonesia (BEI).
BBSI masuk dalam nominasi karena dinilai berhasil menjaga pertumbuhan bisnis secara konsisten, memiliki fundamental keuangan yang semakin kuat, profitabilitas yang terus meningkat, serta kemampuan adaptasi yang cepat melalui transformasi digital perbankan.
Kinerja Perseroan sepanjang 2025 menunjukkan pertumbuhan yang sangat impresif. Krom Bank berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp143 miliar atau tumbuh 16% secara tahunan. Di saat yang sama, total aset Perseroan melonjak 84% menjadi Rp12,21 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp6,65 triliun.
Lonjakan aset tersebut terutama ditopang pertumbuhan penyaluran kredit yang agresif namun tetap terukur, sejalan dengan strategi Perseroan dalam memperluas penetrasi bisnis digital banking di Indonesia.
Momentum pertumbuhan itu terus berlanjut pada kuartal pertama 2026. Krom Bank mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp89,95 miliar, hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp45,30 miliar.
Direktur Keuangan Krom Bank, Alvin James Kurniawan, mengatakan peningkatan laba tersebut mencerminkan keberhasilan Perseroan menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, transformasi digital, dan profitabilitas.
“Sejak awal akuisisi pada 2022, Krom Bank secara konsisten menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis yang agresif, biaya transformasi, serta profitabilitas yang dihasilkan,” ujar Alvin dikutip Selasa (19/5/2026).
Baca Juga
Laba Bersih Krom Bank (BBSI) Tumbuh 16% Jadi Rp 143 Miliar per Desember 2025
Hingga kuartal I-2026, penyaluran kredit Krom Bank tercatat mencapai Rp9,88 triliun atau tumbuh sekitar 98% secara tahunan. Pertumbuhan tersebut didorong strategi ekspansi yang semakin agresif, termasuk melalui skema channeling bersama berbagai mitra strategis.
Meski tumbuh pesat, Perseroan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjaga kualitas aset dan portofolio kredit. Pendekatan selektif dan prudent menjadi bagian penting dari strategi bisnis Krom Bank untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Transformasi menjadi bank digital juga menjadi motor utama penguatan kinerja Perseroan. Krom Bank terus memperluas ekosistem layanan digital guna menjawab perubahan perilaku nasabah yang semakin mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi transaksi berbasis teknologi.
Ke depan, Perseroan optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif sepanjang 2026 melalui inovasi berkelanjutan, penguatan ekosistem digital, serta peningkatan kolaborasi strategis dengan berbagai mitra bisnis.
Dengan kombinasi pertumbuhan kredit yang tinggi, profitabilitas yang terus meningkat, serta transformasi digital yang semakin matang, Krom Bank dinilai memiliki prospek yang kuat untuk menjadi salah satu pemain digital banking yang diperhitungkan di industri perbankan nasional.
Baca Juga
Krom Bank (BBSI) Raup Laba Rp 73,2 Miliar, Tumbuh 12,36% di Kuartal II 2025
Ajang The Best Investortrust Companies 2026 mengusung tema Indonesia's Capital Market Leaders in the Age of Fiscal Discipline, Governance Reform, and Geopolitical Risk. Penilaian dilakukan berdasarkan delapan indikator utama, yakni return saham satu tahun, volatilitas, likuiditas perdagangan, pertumbuhan penjualan dan laba operasi tiga tahun, margin operasional, asset turnover, danreturn on equity (ROE).
Selain aspek keuangan, penjurian mempertimbangkan tata kelola perusahaan, transparansi, keterbukaan informasi, serta kemampuan emiten menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Dari total 967 emiten di BEI, hanya 279 emiten atau sekitar 28,9% yang lolos tahap awal seleksi. Seleksi kemudian diperketat lagi melalui sejumlah indikator tambahan sehingga hanya 84 emiten yang berhasil melaju ke tahap lanjutan.
Rangkaian penjurian berlangsung sepanjang April hingga Mei 2026, mulai dari proses nominasi, polling pelaku pasar, wawancara, hingga rapat final dewan juri. Acara puncak penghargaan dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026.

