Net Sell Berlanjut Rp 751,15 Miliar, Investor Asing Lepas BMRI hingga BRPT
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 751,15 miliar, seiring dengan kejatuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/5/2026), sebanyak 63,78 poin (0,92%) menjadi 6.905.
Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 334,71 miliar, BUMI mencapai Rp 135,36 miliar, DSSA senilai Rp 115,86 miliar, BRPT senilai Rp 89,83 miliar, dan BBRI mencapai Rp 59,95 miliar.
Baca Juga
CIO Danantara Optimistis Pasar Modal Indonesia Tetap Stabil Jelang Pengumuman Indeks MSCI
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda saham MAPI senilai Rp 83,84 miliar, ADRO mencapai Rp 47,86 miliar, INCO senilai Rp 44,23 miliar, ASII mencapai Rp 37,90 miliar, dan MINA senilai Rp 23,33 miliar.
Adapun penurunan indeks hari ini dipicu atas penurunan sebagian besar saham big cap, seperti BREN melemah 7,56%, DSSA melorot 13,36%, TPIA anjlok 8,18%, dan AMMN turun 1,90%.
Pelemaham juga dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi, industry, keuangan, property, consumer primer, dan transportasi. Sebaliknya sektor infrastruktur melesat 1,52%.
Baca Juga
Danamon (BDMN) dan MUFG Indonesia Jajaki Integrasi Operasional, Target Efektif pada 2027
Meski IHSG melesat, empat saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) lebih dari 34%, yaitu saham DPUM naik 34,67%, DFAM naik 34,62% menjadi Rp 140, dan LABS naik 34,16% menjadi Rp 216. ARA Juga melanda saham MORA sebanyak 20% menjadi Rp 9.000.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup jatuh sebanyak 204,92 poin (2,86%) menjadi 6.969 diikuti dengan pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net sell) senilai Rp 389,31 miliar di seluruh pasar. Terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 436,38 miliar, BUMI mencapai Rp 82,88 miliar, dan TINS mencapai Rp 76,45 miliar.

