Net Sell Berlanjut Rp 482,07 Miliar, Investor Asing Lepas Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 482,07 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/5/2026), ditutup naik 35,36 poin (0,50%) menjadi 7.092.
Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 188,91 miliar, BRPT mencapai Rp 121,55 miliar, BBCA mencapai Rp 90,46 miliar, CUAN senilai Rp 78,79 miliar, dan PTRO sebanyak Rp 74,30 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda saham TINS senilai Rp 87,16 miliar, ANTM mencapai Rp 71,73 miliar, TLKM sebanyak Rp 53,84 miliar, BBRI mencapai Rp 38,25 miliar, dan ENRGI senilai Rp 35,78 miliar.
Adapun kenaikan indeks hari ini ditopang penguatan sejumlah sektor saham berikut, yaitu saham sektor material dasar 1,91%, sektor consumer non primer 1,42%, sektor teknologi 1,21%, sektor property 0,99%, dan sektor infrastruktur 0,40%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan dan kesehatan.
Di tengah penguatan tersebut, saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham DEFI naik 34,23% menjadi Rp 200, RICY naik 34,04% menjadi Rp 126, PYFA naik 25% menjadi Rp 380, ABDA menguat 24,93% menjadi Rp 4.760, TALF naik 24,63% menjadi Rp 119, dan MLPT naik 19,95% menjadi Rp 24.500.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 85,16 poin (1,22%) menjadi 7.057 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 518,38 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 342,20 miliar, EMAS mencapai Rp 169,25 miliar, dan BBCA sebanyak Rp 144,82 miliar.
Kenaikan indeks ditopang penguatan saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, yaitu BRPT dan TPIA cetak auto reject atas (ARA). Saham CDIA naik 13,33%, CUAN menguat 12,07%, dan BREN naik 2,83%. Kenaikan juga didukung penguatan saham bank KBMI IV, yaitu BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI.

