Mayora Indah (MYOR) Cetak Kenaikan Laba 36,9%, Ini Penopangnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan sebesar 36,9% menjadi Rp 964,99 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 704,94 miliar. Kenaikan ditopang penurunan beban pokok penjualan dan stabilnya beban usaha.
Berdasarkan laporan keuangan MYOR di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/6/2026), kenaikan tersebut berbanding dengan penjualan yang justru turun 4,7% dari Rp 9,85 triliun menjadi Rp 9,39 triliun. Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan juga turun menjadi Rp 6,89 triliun dari Rp 7,70 triliun.
Baca Juga
Prospek 2026 Lebih Cerah, Target Harga Saham Mayora (MYOR) Direvisi Naik
Namun demikian penurunan beban pokok lebih besar dibandingkan dengan penurunan pendapatan. Alhasil laba kotor MYOR naik meningkat Rp 2,49 triliun dari Rp 2,16 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi operasional, jumlah beban usaha relatif stabil di kisaran Rp 1,32 triliun, sehingga laba usaha perseroan meningkat signifikan menjadi Rp 1,18 triliun, dibandingkan Rp 846,19 miliar pada kuartal I-2025.
Baca Juga
Blibli (BELI) Akan Terbitkan hingga 9,5 Miliar Saham Baru, Dua Tujuan Ini Diungkap
Dengan demikian, laba sebelum pajak MYOR mencapai Rp 1,17 triliun, meningkat dari Rp 869,59 miliar pada kuartal I-2025. Adapun beban pajak tercatat Rp 209,84 miliar, naik dari Rp 164,64 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

