IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Turun 0,15%, Saham LAPD dan KONI justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (28/4/2026), ditutup melemah 10,94 poin (0,15%) menjadi 7.095. Rentang pergerakan 7.032-7.151 dengan nilai transaksi Rp 7,96 triliun.
Penurunan tersebut berbanding terbalik saat pembukaan yang mengalami penguatan 21,95 poin (0,31%) menjadi 7.128,47. Pelemahan indeks sesi I ini juga sejalan dengan pelemahan mayoritas pasar saham di Asia.
Baca Juga
Antam (ANTM) Cetak Lompatan Laba 57,7% di Kuartal I-2026, Nilainya Segini
Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti consumer non primer, consumer primer, infrastruktur, transportasi, keuangan, hingga kesehatan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi dan industry.
Meski ditutup di zona merah sesi I, sejumlah saham berikut justru torehkan kenaikan harga signifikan, seperti auto reject atas (ARA) saham LPAD naik 34,21% menjadi Rp 102 dan KONI naik 24,74% menjadi Rp 2.370. Kenaikan epsat juga melanda saham LCKM sebanyak 28,89% menjadi Rp 174, ESIP mencapai 27,12% menjadi Rp 150, dan PPRE naik 25,42% menjadi Rp 148.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 22,97 poin (0,32%) menjadi 7.106 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,03 triliun. Net sell terbanyak melanda saham bank besar, seperti BBCA senilai Rp 897,54 miliar, BMRI mencapai Rp 679,17 miliar, dan BBRI mencapai Rp 200,25 miliar.
Baca Juga
Blibli (BELI) Akan Terbitkan hingga 9,5 Miliar Saham Baru, Dua Tujuan Ini Diungkap
Pelemahan indeks kemarin dipicu koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 1,21%, sektor industry 1,15%, dan keuangan melemah. Sisanya mengalami kenaikan, seperti material dasar, consumer non primer, hingga consumer primer. Tekanan terhadap indeks dipengaruhi pelemahan sejumlah saham, seperti UNTR, ITMG, TPIA, MORA, ASII, hingga PTRO.
Meski indeks turun, beberapa saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham JAWA naik 34,64% menjadi Rp 206, ESIP naik 34,09% menjadi Rp 118, IFSH menguat 24,88% menjadi Rp 2.560, dan BOBA naik 24,76% menjadi Rp 262. Saham SMMT juga nyaris ARA dengan kenaikan 24,54% menjadi Rp 2.690.

