Penuhi Ekuitas Rp 250 Miliar, Asuransi Digital (YOII) Tebitkan Rights Issue Rp 67 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) menyiapkan aksi korporasi penerbitan saham baru atau right issue untuk memenuhi kewajiban ekuitas minimum Rp 250 miliar paling lambat akhir 2026, sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Keuangan YOII Randy Tandra mengungkapkan, perseroan berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau rights issue guna memperkuat struktur permodalan. Melalui aksi tersebut, ekuitas perusahaan yang saat ini sebesar Rp 211 miliar ditargetkan meningkat menjadi sekitar Rp 260 miliar hingga Rp270 miliar.
Baca Juga
Asuransi Digital Bersama (YOII) Cetak Laba Rp 20,14 Miliar pada 2025, Tumbuh 18,96%
“Kami berharap ekuitas perusahaan yang saat ini sebanyak Rp 211 miliar mungkin bisa naik sekitar Rp260 miliar hingga Rp 270 miliar,” ujar Randy dalam paparan publik di Jakarta, Rabu (15/4/2025).
Perseroan menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 67 miliar dari aksi korporasi tersebut. Namun, terdapat tantangan dalam pelaksanaannya, terutama kondisi makro ekonomi yang dinilai dapat memengaruhi minat investor.
“Tantangan utamanya adalah apakah dari target yang kita mau capai itu bisa terserap oleh masyarakat, melihat kondisi makro ekonomi saat ini (menantang),” katanya.
Baca Juga
Wall Street Cetak Rekor, Optimisme Berakhirnya Konflik AS–Iran Dongkrak Pasar
Meski demikian, Randy memastikan bahwa sebagian besar target dana tersebut telah memiliki calon investor yang siap menyerap saham yang diterbitkan. “Dari Rp67 miliar yang kita targetkan, sebagian besar sebenarnya sudah ada yang siap untuk membelinya,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama YOII Adi Wibowo Adisaputro menegaskan bahwa aksi right issue tersebut telah memasuki tahap proses. “Kami sudah mulai menyelesaikan registrasi pertama dengan OJK Pasar Modal. Jadi sekali lagi, ini bukan baru rencana, tapi memang sudah berproses dalam rangka aksi korporasinya,” kata Adi.
