Jepang Resesi, Ekonom Ini Ungkap Dampaknya bagi Indonesia
JAKARTA, Investortrust.id - Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk, David E Sumual mengatakan hasil bumi Indonesia yang diekspor ke Jepang menjadi sektor yang paling terdampak dengan resesi yang dialami Negara Matahari Terbit itu.
"Jadi memang kalau dari sisi ekspor, beberapa hasil bumi kita ini mungkin akan terpengaruh," ujar David dalam dalam acara Virtual Seminar LPPI yang bertajuk "Menangkap Peluang Ditengah Perlambatan Ekonomi Global" di Jakarta, Jumat (23/2/2024).
Lebih lanjut, David pun merinci beberapa ekspor andalan Indonesia yang terdampak tersebut, yaitu gas, batu bara, tembaga, nikel, tekstil, dan CPO.
"Tapi, yang relatif lumayan itu terkait dengan hasil laut. Jadi, seperti udang. Jadi memang kalau dari sisi ekspor, beberapa hasil bumi kita ini mungkin akan terpengaruh," terangnya.
Namun demikian, David menyampaikan, kondisi ini membuat impor menjadi lebih murah untuk produk-produk Jepang.
"Jadi kita tau mata uang Jepang sudah melemah, tahun lalu dikisaran 12-13% year to date (ytd), tahun ini juga dikisaran 12%. Jadi sekarang sudah 150-an ya yen per satu dolar, jadi memang pelemahannya sangat-sangat tajam," paparnya.
Di sisi lain, rendahnya nilai tukar yen terhadap dolar mendorong peningkatan jumlah wisatawan domestik yang berwisata ke Jepang.

