BPS: 5 Sektor Dominasi 63,92% PDB 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada iima industri yang menjadi menopang pertumbuhan ekonomi, yakni industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan.
“Total share kelima lapangan usaha tersebut pada 2025 sebesar 63,92% terhadap PDB (produk domestik bruto),” kata Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, di kantornya, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga
Panen Raya di Karawang, Prabowo Tinjau Hilirisasi dan Teknologi Pertanian Modern
Lapangan usaha industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi 2025. Sektor industri pengolahan tumbuh 5,3% secara kumulatif, perdagangan tumbuh 5,49% secara kumulatif, pertanian tumbuh 5,33% secara kumulatif, konstruksi tumbuh 3,81% secara kumulatif, dan pertambangan terkontraksi 0,66% secara kumulatif.
Pertumbuhan industri pengolahan tumbuh karena permintaan domestik dan lua negeri. Sektor ini ditopang subsektor industri makanan dan minuman yang tumbuh 6,39%. Hal ini ditopang peningkatan produksi beras, crude palm oil (CPO) dan turunannya, serta terjaganya kapasita produksi industri makanan.
Sementara itu, industri logam dasar tumbuh 15,17% secara kumulatif sejalan dengan tingginya permintaan luar negeri, terutama untuk komoditas logam dasar besi, baja, dan mulia. Industri kimia, farmasi, dan obat tradisional tumbuh 8,35% seiring dengan permintaan domestik pada komoditas kimia dasar dan produk farmasi pada segmen obat dan produk kesehatan lainnya.
Pertanian tumbuh 5,33% didorong peningkatan permintaan domestik. Sektor pertanian ini ditopang subsektor tanaman pangan yang tumbuh 9,94% karena peningkatan produksi padi dan jagung setelah adanya perbaikan jaringan irigasi, subsidi pupuk, dan bantuan sarana prasarana.
Subsektor peternakan juga tumbuh sebesar 7,78% secara kumulatif karena meningkatnya permintaan produksi telur dan daging ayam ras untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan konsumsi domestik. Subsektor perikanan juga tumbuh sebesar 4,95% karena produksi perikanan tangkap dan budidaya.
Perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 5,49% secara kumulatif. Pertumbuhan ini didorong peningkatan produksi domestik dan impor.
Baca Juga
BI Catat PMI Manufaktur Kuartal IV-2025 Masih Terjadi Ekspansi, 3 Subsektor Lapangan Usaha Kontraksi
Peningkatan suplai barang-barang domestik dan impor untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan korporasi juga mendorong perdagangan besar. Selain itu, BPS juga mencatat peningkatan nilai transaksi pada berbagai program belanja nasional.
Sektor informasi dan komunikasi tumbuh sebesar 8,35% secara kumulatif sejalan dengan adanya peningkatan aktivitas telekomunikasi, terutama peningkatan traffic data (komunikasi data) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan bisnis. Kenaikan tingkat penetrasi internet di Indonesia.

