BPS: Mesin, Pakaian, dan Alas Kaki Dominasi Ekspor RI ke AS
JAKARTA, investortrust.id – Mesin dan perlengkapan elektrik, pakaian, serta alas kaki mendominasi ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) periode Januari hingga Maret 2025. Nilai ekspor komoditas tersebut meningkat signifikan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, nilai ekspor produk mesin dan perlengkapan dari Indonesia ke AS mencapai US$ 1,22 miliar dengan andil terhadap total ekspor nasional sebesar 16,71%.
Peringkat kedua, kata Amalia, ditempati alas kaki senilai US$ 657,9 juta atau 9,01% terhadap total ekspor. Sedangkan pakaian dan aksesoris rajutan menempati peringkat ketiga dengan nilai ekspor US$ 629,25 juta atau 8,61% terhadap total ekspor.
Baca Juga
Adapun peringkat ekspor keempat, menurut Kepala BPS, ditempati pakaian dan aksesoris bukan rajutan dengan nilai US$ 568,46 juta atau 7,78% dari total ekspor.
“Sepanjang Januari sampai Maret 2025, nilai ekspor empat komoditas ini mengalami peningkatan yang relatif baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Amalia di Jakarta, Senin (21/4/2025).
Amalia Adininggar menjelaskan, nilai ekspor mesin dan perlengkapan elektrik naik 17,65% dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan juga terjadi pada nilai ekspor alas kaki sebesar 16,62% dibanding periode yang sama 2024.
“Ekspor pakaian dan aksesoris rajutan naik 20,46% sedangkan pakaian dan aksesoris yang bukan rajutan naik 1,47%” ujar dia.
Menurut Amalia, berdasarkan sebarannya, pakaian dan aksesoris rajutan menyasar 63,4% dari total ekspor komoditas ini pada Januari-Maret 2025. Selain AS, komoditas ini menyasar Jepang dan Korea Selatan dengan kontribusi terhadap total ekspor komoditas ini masing-masing 5,41% dan 5,24%.
Baca Juga
Amalia mengemukakan, Indonesia mengekspor produk tekstil dan produk tekstil (TPT) ke Jepang dengan nilai US$ 261,7 juta, Korea Selatan senilai US$ 165,4 juta, dan China US$ 109,4 juta.
Dia menambahkan, produk alas kaki juga tercatat paling besar menuju AS dengan andil terhadap ekspor mencapai 34,16%. Produk alas kaki asal Indonesia tersebar di beberapa negara lain, di antaranya Belanda, Belgia, Jepang, dan China.
“Komoditas alas kaki, selain ekspor ke AS, negara kedua, ketiga dan keempat yang terbesar masing-masing Belanda US$ 160,8 juta, Belgia US$ 149,3 juta, dan China US$ 114,1 juta,” kata dia.

