Kemendag Ungkap Harga MinyaKita Segera Naik, Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan harga minyak goreng rakyat dengan merek MinyaKita akan naik. Kemendag menyatakan akan mengevaluasi harga eceran tertinggi (HET) pada MinyaKita yang saat ini masih di angka Rp 14.000 per liter.
Direktur Bahan Pokok dan Barang Penting Kemendag Bambang Wisnubroto menjelaskan evaluasi harga MinyaKita perlu dilakukan karena aturan tersebut tidak pernah diperbarui selama dua tahun terakhir.
“Kami dalam waktu beberapa saat lagi tentunya akan melakukan evaluasi terkait dgn HET, karena sudah kurang lebih 2 tahun tidak ada perubahan,” kata Bambang dalam rapat pengendalian inflasi secara virtual, Senin (22/4/2024).
Baca Juga
Mendag Zulhas Pastikan Harga Minyakita Naik Jadi Rp 15.000 Usai Pemilu
Bambang menyebutkan evaluasi HET MinyaKita masih berproses. Diharapkan, kebijakan ini bisa memberikan dampak pada peningkatan realisasi domestic market obligation (DMO).
“Diharapkan nanti akan meningkatkan ketertarikan pengusah dalam melakukan DMO dengan adanya perubahan HET yang sampai saat ini masih di angka Rp 14.000 (per liter),” ungkap Bambang.
Baca Juga
Jelang Lebaran, BPS: Harga Telur, Daging Ayam, dan Minyak Goreng Kian Meroket
Kemendag mencatat realisasi DMO oleh produsen minyak goreng hingga 19 April 2024 sebesar 82.531 ton atau 27,5%. Angka ini masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan target bulanan sebesar 300.000 ton.
“Ini memang terkait dengan laporan yang belum masuk karena adanya libur Idulfitri, ini yang menyebabkan realisasinya agak rendah,” terangnya.

