Pemerintah Hitung Anggaran Hadiah bagi Daerah yang Mampu Kendalikan Inflasi dan Perluas Akses Digital
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto berharap adanya tambahan dana untuk dikonversikan menjadi insentif fiskal ke sejumlah daerah yang mampu menjaga inflasi sesuai dengan target pemerintah pusat, termasuk perluasan akses digital. Permintaan tersebut disampaikan Airlangga di hadapan Presiden Prabowo Subianto saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Jakarta.
“Selanjutnya daerah yang mendapatkan award, ini mohon dapat diberikan insentif fiskal, Bapak Presiden. Jadi mohon arahan Pak Presiden,” kata Airlangga, Jumat (28/11/2025).
Airlangga menyampaikan telah meminta ke Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa untuk menyiapkan anggaran untuk insentif. Dia mengeklaim tersedianya anggaran untuk memberikan hadiah bagi daerah yang mampu menjaga inflasi.
“Tadi saya sudah minta, kira-kira dananya tersedia, jumlahnya enggak terlalu besar Bapak Presiden, kira-kira Rp 786 miliar yang dibagi,” kata pria yang juga menjabat Ketua Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) ini.
Jadi, kata Airlangga, insentif ini merupakan apresiasi atau dukungan pemerintah terhadap pemerintah daerah yang telah menjaga stabilitas harga dan mendorong digitalisasi daerah.
Baca Juga
Lapor ke Prabowo, Mendagri Pastikan Inflasi Terkendali di 2,86%
Ditemui usai acara PTBI, Purbaya mengatakan sudah berbicara dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengenai hadiah untuk daerah. Perihal penambahan anggaran yang diminta Airlangga, dia akan memeriksa ketersediaan dananya.
“Nanti kita lihat untuk apa tambahannya,” ucap Purbaya.
Purbaya juga mengatakan anggaran untuk hadiah bagi daerah yang menjaga inflasi dan perluasan digitalisasi tersedia sebesar Rp 1 triliun. Dia menduga penambahan anggaran yang dimaksud Airlangga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Itu mau ngasih reward tambahan mungkin untuk pertumbuhan ekonomi nanti, atau penciptaan lapangan kerja. Jadi daerah yang bisa menciptakan lapangan kerja akan dikasih insentif kata Pak Airlangga, tapi saya enggak tahu detailnya,” kata dia.
Para pemenang penghargaan tersebut juga diusulkan bisa mendapatkan insentif fiskal seperti tahun-tahun sebelumnya, sekaligus sebagai dukungan nyata pemerintah pusat terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong digitalisasi daerah.
Pemenang TPID Award 2025 adalah sebagai berikut;
a. Kategori Provinsi Terbaik: Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Papua.
b. Kategori Kabupaten/Kota Terbaik: Kota Palembang, Kota Tasikmalaya, Kota Banjarmasin, Kota Palu, Kota Mataram.
c. Kategori Kabupaten/Kota Berprestasi: Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Lombok Timur.
Pemenang Championship TP2DD 2025 adalah sebagai berikut,
a. Kategori Provinsi Terbaik: Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
b. Kategori Kota Terbaik: Kota Payakumbuh, Kota Tangerang Selatan, Kota Balikpapan, Kota Makassar, Kota Kupang.
c. Kategori Kabupaten Terbaik: Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Lombok Timur.

