Menteri Tito Ancam Copot Kepala Daerah yang Gagal Kendalikan Inflasi
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian akan mencopot kepala daerah dan menggantinya dengan Pejabat (Pj), jika tidak bisa mengendalikan inflasi dengan baik.
Tito menyebut hal itu merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada dirinya agar inflasi di daerah terkendali.
"Bapak Presiden di bagian akhir juga selalu menegaskan kalau ada performance yang tidak bagus, at anytime bisa diganti untuk Pj," ucapnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2023 secara virtual, Senin (6/11/2023).
Baca Juga
Untuk itu, mantan Kapolri ini juga mengingatkan kepada seluruh kepala daerah di Tanah Air agar bersungguh-sungguh menangani inflasi di daerahnya. Sehingga pencopotan jabatan tidak perlu dilakukannya lagi.
"Bekerja, dan perform yang bagus ya. Dan saya sudah menangani itu, ada beberapa yang sudah diganti, dan saya akan tetap konsisten melakukan itu," ungkap Tito.
Selain itu, Tito Karnavian juga menyebutkan kalau inflasi harus ditangani dengan baik agar masyarakat tidak berdampak, serta kebutuhan pangan maupun sandang dapat dipenuhi dengan harga yang terjangkau.
Baca Juga
Bukit Uluwatu (BUVA) Milik Suami Puan Berbalik Untung Rp 42,47 Miliar, Saham Adem Ayem
"Jadi bukan kata Ibu Menkeu atau kata saya, tapi betul-betul pimpinan negara yang meminta, rakyat di bawah itu membutuhkan perutnya itu yang terisi, itu yang paling penting sekali," tandasnya.
Sebagaimana diketahui, Badan Pusat Statistis (BPS) mencatat inflasi sebesar 2,56% secara year on year (y-on-y) pada Oktober 2023 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada pada level 115,64.
Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 5,43% dengan IHK sebesar 120,87 dan terendah terjadi di Jayapura sebesar 1,43% dengan IHK sebesar 112,88.
Sementara, tingkat inflasi month to month (m-to-m) Oktober 2023 sebesar 0,17 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Oktober 2023 sebesar 1,80%. (CR-9)

