Purbaya Klaim Penempatan Dana Pemerintah Rp 276 Triliun Dongkrak PDB 0,2% pada Kuartal IV-2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa penempatan dana pemerintah sebesar Rp 276 triliun digelontorkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Jika transmisi dana berjalan efektif dalam 2–3 bulan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan dapat kembali menguat di atas 5%.
“Hitungan kasar langsung tanpa multiplier sekitar 0,2% ke PDB di kuartal IV,” ujar Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Baca Juga
Purbaya Beberkan Penyebab Tekanan pada Penerimaan Pajak, Janjikan Perbaikan
Purbaya optimistis langkah tersebut mampu mengerek pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 ke level 5,6% hingga 5,7% year-on-year, seiring meningkatnya optimisme pelaku usaha. Menurutnya, ketika likuiditas bertambah, aktivitas ekonomi lainnya akan ikut bergerak.
Ia juga memproyeksikan kebijakan ini memberi momentum bagi ekonomi Indonesia untuk tumbuh lebih cepat pada 2026, sekaligus memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter.
Sebelumnya, Purbaya menjelaskan alasan penambahan Rp 76 triliun dana pemerintah ke BRI, Bank Mandiri, BNI, dan Bank DKI. Langkah ini dilakukan setelah pertumbuhan uang beredar (M0) kembali turun ke 7% pada Oktober 2025, meski sempat meningkat menjadi 13% pada September 2025.
Baca Juga
Net Sell Rp 283 Miliar, Asing Obral Saham BUMI hingga Tiga Bank Besar Ini
“Saya tambahkan uang ke sistem… Tapi Oktober turun lagi ke 7%. Saya bilang masih kurang,” kata Purbaya dalam acara BloombergTechnoz Ecoverse 2025 di Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Penempatan tambahan dana tersebut dilakukan pada 14 November 2025 dan diharapkan terus menjadi pendorong perekonomian. “Saya piara kondisi di perekonomian supaya ada ruang untuk tumbuh terus,” tegasnya.

