Pemerintah Terbitkan Sukuk Global Sebesar US$ 2 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyebut Indonesia telah menerbitkan global sukuk sebesar US$ 2 miliar pada Kamis (20/11/2025). Sukuk global tersebut memiliki tenor 5 dan 10 tahun. Imbal hasil sukuk 5 tahun tersebut senilai 4,5% dan imbal hasil sukuk 10 tahun sebesar 5%.
“ini menjadi suatu pencapaian yang bagus karena berarti kita makin tetap dipercaya oleh pasar internasional,” kata Suahasil, saat konferensi pers APBN KiTa edisi November 2025, dipantau Jumat (21/11/2025).
Suahasil menerangkan global sukuk ini mendapatkan oversubscribe dalam proses book building-nya. Pemerintah mendapatkan penawaran lebih dari 1,9 kali.
Dengan penawaran tersebut, Suahasil melihat kepercayaan diri pasar global terhadap perekonomian Indonesia dan pengelolaan makro ekonomi Indonesia. Termasuk, pengelolaan APBN.
Baca Juga
Dorong Investasi Ramah Lingkungan Berbasis Syariah, Mandiri Sekuritas Tawarkan Sukuk Tabungan ST015
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR) Suminto mengatakan penerbitan sukuk global untuk tenor 5 tahun sebesar US$ 1,1 miliar dan untuk tenor 10 tahun sebesar US$ 900 juta.
“Itu merupakan penerbitan SBN valas yang ketujuh selama 2025 yang keseluruhan mendapat penerimaan yang baik dari investor,” kata Suminto.
Suminto menjelaskan penerimaan pasar ini menggambarkan bagaimana kepercayaan dari investor terhadap kinerja dan prospek perekonomian Indonesia.
Dalam keterangan resminya, pemerintah melihat pembukaan transaksi sukuk global ini pada 19 November 2025. Puncak pemesanan yang masuk mencapai US$ 5,8 miliar dengan pesanan akhir setelah final pricing guidance (FPG) mencapai lebih dari US$ 3,9 miliar.

