Pemerintah Ingin Kejar ICOR Rendah untuk Dapatkan Lompatkan Pertumbuhan Ekonomi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id- Deputi I Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Ferry Irawan mengatakan pemerintah ingin meniru efisiensi yang dilakukan Vietnam dalam mengembangkan investasi. Upaya ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melompat lebih tinggi.
“Pemerintah dengan berbagai upaya juga terus menurunkan ICOR (Incremental Capital Output Ratio) sehingga jadi salah satu faktor yang kita harapkan nanti bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” kata Ferry, saat Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Ferry mengatakan ICOR Indonesia saat ini berada di level 5,79. Angka ini lebih tinggi dari India yang sebesar 4,56 dan Vietnam yang sebesar 3,58.
“Ini satu hal yang perlu kita terus cari policy yang pas,” ujar dia.
Meski berpotensi untuk menjawab tantangan perekonomian global, Indonesia masih perlu menyelesaikan sejumlah tantangan. Utamanya, sektor tenaga kerja informal.
Baca Juga
Upaya menyelesaikan masalah tenaga kerja merupakan salah satu tujuan yang ingin diselesaikan pemerintah saat ini. Selain pertumbuhan ekonomi di satu sisi, pemerintah juga ingin memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga melakukan deregulasi di sisi kebijakan fiskal dan moneter untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi. Di jangka menengah, langkah diversifikasi ekspor dan mitra dagang juga dikebut untuk mengoptimalkan mesin ekspor.
“Domestik juga menjadi salah satu engine utama kita. Tapi, kita juga akan mengoptimalkan engine sekitar yaitu sisi eksternal, berbagai perjanjian kerja sama internasional maupun investasi dalam kerangka Asean, RCEP, BRICS, maupun IEU CEPA yang sudah masuk proses finalisasi, dan IC-CEPA, itu kita dorong untuk peningkatan akses pasar maupun investasi,” kata dia.

