Bagikan

Purbaya Buka Peluang Bubarkan Satgas BLBI

Poin Penting

Menkeu pertimbangkan bubarkan Satgas BLBI karena hasil minim dan durasi kerja terlalu lama.
Perolehan tagih Satgas BLBI baru capai Rp 38,2 T dari target Rp 110,45 T sejak 2021.
Evaluasi akhir Satgas BLBI akan dilakukan sebelum keputusan pembubaran diambil.

BOGOR, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengevaluasi Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Terbuka peluang, Purbaya akan membubarkan Satgas BLBI.

“Daripada bikin noise, mungkin akan kita akhiri satgas itu. Tapi, akan saya assesment lagi terakhir sebelum kita ambil langkah itu,” kata Purbaya, secara daring dalam taklimat media di Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/10/2025).

Purbaya mengatakan keinginan untuk membubarkan Satgas BLBI karena alasan durasi. Menurutnya, Satgas BLBI sudah terlalu lama untuk menyita aset obligor.

“Hasilnya enggak banyak-banyak amat, cuma bikin ribut saja, income-nya enggak banyak-banyak amat,” jelas dia.

Perpajangan masa tugas Satgas BLBI terakhir dilakukan pada 2024. Waktu itu, Ketua Dewan Pengarah Satgas BLBI Hadi Tjahjanto mengatakan untuk melanjutkan hasil kerja Satgas BLBI,  sedang disiapkan rancangan peraturan presiden (perpres).

Baca Juga

Menteri Ara Tawarkan Tanah Eks BLBI Karawaci dan Kalibata ke Investor Qatar

“Substansinya merupakan kolaborasi berbagai kementerian/lembaga (K/L) untuk menuntaskan hak tagih negara yang belum diselesaikan obligor dan debitur,” kata Hadi, di kantor Kementerian bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), di Jakarta, Jumat (5/7/2024).

Hadi juga meminta Satgas BLBI melengkapi ketentuan pasal 26 ayat 6 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2022. Saran ini diajukan agar implementasinya adalah berupa pemanfaatan dan pendayagunaan aset yang dikuasai.

“Ini agar bernilai ekonomis bagi negara. Sekaligus sebagai upaya mengurangi kewajiban para obligor dan debitur,” kata dia.

Sejak dibentuk pada 2021, perolehan tagih Satgas BLBI ke obligor mencapai Rp 38,2 triliun. Angka ini jauh dari target sebesar Rp 110,45 triliun.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024