Mendagri : Jawa Barat Pimpin Realisasi Belanja APBN 2025, Papua Masih Tertinggal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan Provinsi Jawa Barat menjadi posisi teratas dalam realisasi belanja dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) provinsi se-Indonesia di Tahun Anggaran 2025. Hingga 8 Agustus 2025, kata Tito, serapan realisasi belanja daerah Provinsi Jawa Barat mencapai 60% dari total alokasi.
“Untuk tingkat provinsi, belanja tertinggi yakni di Provinsi Jawa Barat,” kata Tito dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Anggaran Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Baca Juga
Di Retreat Magelang, Menteri Maman Ajak Kepala Daerah Optimalkan Belanja Daerah untuk UMKM
Adapun rata-rata realisasi belanja provinsi mencapai 40,53%. Provinsi berikutnya yang mencatatkan realisasi belanja yang tinggi adalah Provinsi Jakarta, diikuti Jawa Timur, dan Kalimantan Timur. Keempat provinsi ini mencatat realisasi belanja di atas rata-rata nasional. Sebaliknya, sejumlah provinsi berada jauh di bawah rata-rata, antara lain Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya, yang realisasinya hanya berkisar 25–30%.
Dalam kesempatan yang sama, Tito juga menyampaikan tidak semua provinsi memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi, sehingga masih mengandalkan alokasi belanja dari pusat. “Nah daerah-daerah yang PAD-nya rendah sekali, atau di daerah yang provinsi baru itu, masih nol. Mereka sangat bergantung pusat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah pusat memberi perhatian khusus kepada daerah-daerah tersebut agar roda pemerintahan tetap berjalan baik. “Ini diberikan atensi supaya pemerintahan tetap berjalan baik dan kemudian program-program yang menjadi kewajiban minimal, pendidikan kesehatan yang lain itu tetap berjalan sambil di-backup oleh pemerintah pusat. Ini strateginya,” kata Tito.

