Realisasi Belanja Capai 88,3% dari Pagu APBN
JAKARTA, Investortrust.id - Hingga 21 Desember 2023, Kementerian Keuangan melaporkan bahwa realisasi belanja negara mencapai Rp 2.769,6 triliun atau 88,3% dari pagu APBN yang mencapai Rp 3.061,2 triliun.
Realisasi tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.998,2 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 771,4 triliun. Dengan demikian, masih terdapat sisa pagu sebesar Rp 366,3 triliun atau 11,7% dari total pagu.
Baca Juga
Tutup Kas 2023, Menkeu: Ditjen Perbendaharaan Berperan Krusial Pastikan Program Pembangunan
Disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dałam keterangan resminya, Jumat (29/12/2023), realisasi belanja pemerintah pusat tersebut antara lain dimanfaatkan untuk mendukung persiapan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) 2024. Hingga 2 Desember 2023, anggaran Pemilu telah terealisasi Rp 23,4 triliun atau 77,0 persen dari pagu Rp 30,4 triliun.
Realisasi anggaran senilai Rp 20,0 triliun digunakan untuk pembentukan badan ad hoc, penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan, pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih, masa kampanye pemilu, serta pengelolaan, pengadaan, laporan, dan dokumentasi logistik.
Selain itu, dukungan Pemilu juga dilaksanakan 14 kementerian dan lembaga dengan realisasi anggaran Rp 3,4 triliun. Dana ini dimanfaatkan antara lain untuk pengamanan pemilu, pengawasan dana penyelenggaraan pemilu, dan diseminasi informasi, sosialisasi, serta peliputan terkait pemilu.
Rencananya, Kemenkeu akan mengumumkan total dari realisasi APBN 2023 pada 2 Januari 2024.

