Nilai Tukar Petani Naik Didorong Peningkatan Harga Gabah
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juni 2025. NTP pada Juni 2025 ini tercatat sebesar 121,72.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, kenaikan NTP pada Juni 2025 didorong naiknya indeks harga yang diterima petani atau It. Pada Juni 2025, It tercatat sebesar 150,88 atau naik 0,7%. Sementara itu, indeks harga yang dibayarkan petani (Ib) tercatat 123,96 atau naik 0,23%.
“Komoditas penyumbang harga yang diterima petani yaitu gabah, cabai rawit, bawang merah, dan tomat” kata Pudji, dalam paparan Rilis BPS, dipantau daring, Selasa (1/7/2025).
Pudji menjelaskan subsektor yang mempengaruhi NTP pada Juni 2025 yaitu hortikultura. Subsektor ini mengalami peningkatan sebesar NTP sebesar 4,34% atau sebesar 123,02.
“Ini karena It naik sebesar 4,62%. Lebih tinggi dari kenaikan Ib yang sebesar 0,27%” kata dia.
Baca Juga
Komoditas yang mempengaruhi kenaikan It adalah cabai rawit, bawang merah, tomat, dan daun bawang.
Selain itu, nilai tukar nelayan (NTN) juga tercatat mengalami kenaikan. BPS mencatat nilai NTN sebesar 103,42 pada Juni 2024 atau naik 0,13%.
“Ini karena It naik sebesar 0,22% lebih tinggi dari kenaikan Ib yang sebesar 0,09%” kata dia.
Komoditas yang mempengaruhi indeks harga yang diterima nelayan yaitu ikan kembung, rajungan, tuna, dan tongkol.
Baca Juga

